LINGKARPENA.ID | Tim Andri Sasmita menyambangi korban kebakaran rumah di Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi, Selasa 11 Oktober 2022. Kedatangan tim Andri tersebut tidak cuma meninjau lokasi rumah korban, namun mereka memberikan sumbangan yang berbentuk sembako kepada keluarga korban.
Melalui Ketua Tim Andri Sasmita, Ade Nurpalah langsung memberikan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Kampung Ciaul, Desa Mekarjaya Kecamatan Kabandungan.


“Kedatangan kami menyampaikan amanah dari Pak Andri Sasmita untuk keluarga korban kebakaran Pak Abdurahan. Beliau turut perihatin atas musibah yang dialami keluarga Pak Abdurahman yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu kemarin,” terang Ade kepada Lingkarpena.id.
Ade mengatakan, semoga bantuan beras dan sembako lainnya bisa membantu meringankan beban yang dialami keluarga Abdurahman. Dia selain kehilangan tempat tinggal juga kehilangan harta benda akibat kebakaran yang menimpa rumah tinggalnya.
Ade Nurpalah menjelaskan, pemberi donatur kemanusiaan Andri Sasmita merupakan bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Nasional Demokratis (NasDem) dan Ketua DPD nya adalah H. Haris Maulana Yusuf. Pak Andri Sasmita In Sya Allah pada tahun 2024 akan mencalonkan diri di daerah pemilihan (Dapil 2) Kabupaten Sukabumi.
“Ya hanya sekedar memberitahu saja, takutnya orang bertanya tanya. Saya disebut Tim Andri Sasmita, nanti orang bertanya siapa Andri Sasmita? Jadi semoga jawaban saya bisa lebih memperjelas,” tutur Ade sambil tersenyum kecil.
Sementara diketahui korban rumah kebakaran adalah Abdurahman (40) merupakan warga Kampung Ciaul RT 02/01 Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan. Insiden terjadi pada Sabtu (8/10/22) kemarin sekitar pukul 15.30 wib.
Berdasarkan informasi dari saksi di lokasi Safei (39) kepada petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Kabandungan, Kamaludin menyampaikan, kebakaran diduga dari arus pendek listrik pada rumah tersebut. Api dengan cepat melahap rumah yang dihuni 6 jiwa itu.
“Sekitar pukul 15.00 wib pemilik rumah sedang memperbaiki atap kandang Kambing miliknya yang tak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba Istri Abdurahman, Wiwin berteriak histeris melihat api dari arah dapur sudah membumbung tinggi,” terang Kamaludin.
Warga setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun sayang usaha mereka sia-sia. Api sulit dipadamkan karena material rumah banyak yang mudah terbakar ditambah di lokasi warga kesulitan air akhirnya rumah Abdurahman luluhlantah dilahap api tak terselamatkan.
“Rumah panggung berukuran 5×9 meter beserta barang berharga dan dokumen penting lainnya milik keluarga Abdurahman raib dilahap api. Kerugian materi atas bencana kebakaran ini Abdurahman mengalami kerugian mencapai Rp50 juta (Lima puluh juta rupiah). Saat ini Abdurahman dan keluarga mengungsi ke rumah orangtuanya untuk sementara,” pungkasnya.






