LINGKARPENA.ID | Bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Teras Cipelang Herang, yang berlokasi di Jalan Merbabu, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk tergerus arus Sungai Cipelang pada beberapa waktu lalu. Padahal pembangunan itu baru saja diresmikan.
Diketahui salah satu penyebab ambruknya bangunan tersebut karena intensitas curah hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Sehingga mengakibatkan Sungai Cipelang meluap dan mengikis tanah pada titik bangunan TPT ini.

Dari pantauan Lingkarpena.id dilapangan pada Senin (26/12/2022), Teras Cipelang Herang yang baru diserah terimakan oleh Kementerian PUPR kepada Pemkot Sukabumi untuk dilakukan pengelolaan, sementara kini kondisinya terlihat miris. Pada bangunan itu nampak kondisi TPT ambrol semakin membesar.
Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan pada Dinas PUPR Kota Sukabumi, Hendry Yoswata mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat dan penyedia jasa, serta pihak ketiga yang ditunjuk untuk membangun Teras Cipelang Herang itu.
“Pemeliharaan pembangunan kawasan Teras Cipelang Herang itu hingga Mei 2023 masih menjadi tanggungjawab penyedia jasa,” ungkap Hendry.

DPUTR Kota Sukabumi, bersama pihak terkait sambung dia, setelah terjadi abrolnya TPT tersebut sudah melakukan peninjauan ke lokasi bangunan.
“Namun, hingga saat ini belum ada informasi kapan akan dilakukan perbaikan. Jika pemeliharaan masih menjadi tanggungjawab penyedia jasa,” kata Hendry kepada wartawan.
Disinggung wartawan terkait kualitas pembangunan Teras Cipelang Herang, ia tidak berkomentar banyak. Namun, sebelum adanya serah terima pembangunan itu Pemkot Sukabumi terlebih dahulu akan melakukan pengecekan, apakah pembangunan sesuai dengan spesifikasi atau tidak.
“Nanti kami akan lakukan pengecekan bareng dengan pihak balai untuk memastikan sesuai atau tidaknya spesifikasi yang ada sebelum dilakukan serah terima. Kemarin baru serah terima sementara, artinya pembangunan tersebut agar segera bisa dimanfaatkan,” tandasnya.
Sementara itu Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menambahkan, kawasan Teras Cipelang Herang ini sudah mulai bisa diaktivasi agar menjadi ikon membanggakan bagi warga Kota Sukabumi.
“Kawasan itu akan menjadi daya ungkit bagi perekonomian warga. Sehingga, selain meningkatkan indeks kebahagian bagi warga juga mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu, angka kesehatan meningkat dan semangat pendidikan meningkat di tengah-tengah warga,” bebernya.
Tak hanya itu lanjut Fahmi, kawasan Cipelang Herang ini bagaimana semangatnya untuk mengentaskan kekumuhan dan jadi ikon wisata baru di Kota Sukabumi.
“Silahkan gunakan kawasan ini sebaik mungkin. Gunakan untuk aktivitas yang produktif,” singkatnya.
Dari informasi yang di himpun, Teras Cipelang Herang dibangun sejak tahun 2020 lalu menggunakan anggaran dari Kementerian PUPR sebesar lebih kurang Rp13,9 miliar.
Pembangunan ini juga dilakukan dalam program penataan kawasan kumuh di Kota Sukabumi. Setelah selesai dibangun pada tahun 2022, dilakukan serah terima pengelolaan sementara dari Kementerian PUPR ke Pemkot Sukabumi melalui Dinas PUTR.
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, menandatangani langsung penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan sementara pada Kamis 24 November 2022 lalu.






