Ilustrasi Predator Anak.

Diduga Predator Anak Kembali Bangkit di Citamiang Kota Sukabumi

KOTA SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, KOTA SUKABIMI – Diduga sang predator anak kembali muncul di Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi Jawa Barat belum lama ini. Bocah berusia 9 tahun nyaris menjadi korban asusila oleh pelaku yang diduga kuat merupakan sang predator anak.

Aksi sang pelaku yang diduga kuat merupakan predator anak itu, dilakukannya pada Sabtu 28 Agustus 2021 kemarin. Tempat kejadian yang nyaris dialami bocah berusia 9 tahun itu, di wilayah Kecamatan Citamiang, tepatnya di salah satu Gang, samping PT Saga, Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi.

Baca juga:
Cabuli 10 Anak Dibawah Umur, Bos Cilok Diganjar 15 Tahun Penjara

Ditemui lingkarpena.id Ayah sang bocah, Asep S (42) menceritakan kronologi kejadian yang dialami anaknya tersebut. Dikatakan Asep, berawal dari anak laki-lakinya itu dibawa orang tak dikenal pada hari Kamis (26/8) lalu di Jalan Pramuka, tepatnya di depan SDN Cipanas. Melalui keterangan anaknya bahwa pelaku dengan ciri-ciri berkulit hitam, rambut dikuncir ke atas dan memakai Motor Matic Merah.

“Kata anak saya dia awalnya di iming-imingi mau diberi ikan hias. Setelah itu lalu diajaknya pergi dengan menggunakan motor matic. Sebelum ke lokasi, sempat dibawa-bawa ke taman hingga berakhir di sebuah Gang yang sepi di samping PT Saga yang ada di Kelurahan Gedong Panjang,” terang Asep kepada lingkarpena.id Senin, (30/08/2021) sore.

Baca juga:
Kemensos Sambangi Korban Asusila di Kabupaten Sukabumi

Dikatakan Asep, beruntung anaknya masih selamat dari perbuatan asusila predator anak tersebut. Disaat diduga sang pelaku predator melorotkan celana dalam dan memperlihatkan kemaluannya si anak berhasil melarikan diri. Saat itu pelaku sedang lengah, korban berlari ke arah Jalan keluar Gang Samping PT Saga dan bergegas melapor kepada satpam disana.

“Untung anak saya masih bisa melarikan diri dari sergapan predator anak. Saya berencana melaporkan kejadian ini pada pihak Kepolisian. Namun saya masih shock atas peristiwa yang hampir saja terjadi pada anak saya itu,” jelas Asep.

 

 

Reporter: Herdi
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan