5000 Ekor Sapi di Peternakan Lapas Warungkiara

Salah satu lokasi penggemukan sapi di Lapas Kelas IIB Warungkiara Sukabumi.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Keberadaan peternakan sapi yang berada di Lapas kelas IIB Warungkiara itu dibangun pada tahun 2016. Peternakan secara langsung diresmikan oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly. Peternakan ini mulai beroperasi pada Bulan Januari Tahun 2017 dengan jumlah sapi sebanyak 200 ekor jenis lokal dan impor, yaitu P.O dan Brahmancross (BX).

Baca juga:  Di Ciambar Sukabumi Terjadi Angin Kencang, Ini Dampaknya! 

Pada awalnya operasional peternakan ini dilaksanakan secara swakelola dengan pengelolaan mandiri oleh Lapas Warungkiara yang dibiayai APNBP dan dibantu secara teknis oleh Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi.

Namun pada bulan Agustus tahun 2017 silam, Sapi dari bantuan APNBP dilelang dan dilanjutkan kerjasama dengan PT. Kariyana Gita Utama Cicurug Kabupaten Sukabumi.

“Sapi yang dititipkan oleh PT. Kariyana hingga saat ini ada 400 ekor jenis impor Australia Brahmancross (BX). Sapi yang dikirim ke Lapas Warungkiara berusia 2 tahun ke atas dengan bobot awal 350 kilogram dan siap dikirim kembali ke PT. Kariyana setelah proses penggemukan mencapai bobot 450 hingga 500 kilogram,” ujar Kalapas Warungkiara, Ahmad Tohari, kepada media.

Pos terkait