Lingkarpena.id, SUKABUMI – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kami Jokowi “Kamijo” Sukabumi, Budi, soroti pembangunan tambal sulam ruas jalan Mangkalaya. Budi menilai, pengerjaan yang dilakukan terkesan asal-asalan.
Dikatakan Budi, proyek pengerjaan jalan tersebut menelan biaya APBD yang cukup besar. Namun, pada pelaksanaannya ia menilai pekerjaan terkesan asal jadi dan tidak bermutu. Hal itu akan berdampak pada kualitas dan kuantitas jalan tersebut.
“Sayang seribu kali sayang, dengan anggaran 200 juta panjang 1kilomiter. Pekerjaan tambal sulam ini di ruas Jalan Mangkalaya Desa Cibolang RT 01/05 baru saja selesai. Ya kurang lebih satu bulan, tapi sudah ambrol lagi,” kata Budi kepada Lingkarpena.id, Jumat (05/11).
Lanjut Budi, seharusnya pekerjaan itu sesuai spek. Dia menduga ada kejanggalan dari kualitas spek atas material yang digunakan kualitasnya diragukan.
“Saya selaku LSM akan mengawal setiap kegiatan dan pekerjaan yang memakai anggaran pemerintah. Ini harus di kawal, agar penerima manfaat merasa layak dari realisasi pekerjaan ini,” tegas Budi.
Budi menambahkan, aspirasi masyarakat ini akan disampaikan kepada pemerintah, agar menjadi pertimbangan dan meminta pihak terkait untuk turun langsung kelapangan.
“Semoga pemerintah Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi bisa meninjau langsung ke lokasi pekerjaan ini. Apa yang LSM suarakan itulah faktanya,” imbuhnya.
Reporter: Aris Wanto
Redaktur: Akoy Khoerudin






