LINGKARPENA.ID – Penurunan angka penyebaran covid-19 turun drastis. Hal ini karena program vaksinasi sudah mencapai rata-rata 70 persen secara nasional.
Kendati demikian masyarakat jagan lengah dan tetap menjaga protokol kesehatan. Selain itu dalam memperingati perayaan natal dan tahun baru (Nataru) harus bisa menahan diri dari euphoria yang berlebihan, untuk membatasi mobilitas yang rentan terjadinya penularan virus covid-19.
Sekretaris Barikade 98 Sukabumi Wahyu Kurniawan mengatakan, kendati kasus covid-19 telah menurun, namun masyarakat harus tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. Terlebih adanya varian baru virus omicron telah masuk ke Indonesia. Tercatat ada delapan kasus parian baru omicron di Indonesia.
“Kita jangan sampai lengah memperingati perayaan Nataru. Prokes harus di pertahankan untuk menahan serangan virus varian baru,” katanya.
Hal yang sama juga di ungkapkan oleh dewan penasehat Barikade 98 Sukabumi Abdul Salam Nurahmad. Menurutnya keberhasilan dalam menghadapi Covid-19 jangan sampai rusak dan gagal karena satu atau dua hari perayaan Nataru.
Kami menghimbau agar masyarakat harus selalu waspada jangan lengah selalu taat prokes. Perayaan tahun baru Idealnya banyak mengucap syukur kepada orang Allah, bukan dengan pesta pora yang berlebihan,” ungkap Aam sapan akrab Abdul Salam Nurahmad.






