Bupati Sukabumi Tegaskan Arsip dan Literasi Jadi Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Bupati Sukabumi, Drs. H Asep Japar, saat mrmberikan sambutan pada peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 dan Hari Perpustakaan Nasional ke-46 yang digelar di Aula PKK Kabupaten Sukabumi, Senin (15/6/26).[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa arsip dan perpustakaan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah maupun bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 dan Hari Perpustakaan Nasional ke-46 yang digelar di Aula PKK Kabupaten Sukabumi, Senin (15/6/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menandatangani komitmen bersama Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan arsip.

Baca juga:  Ada Apa? Ketua MKD DPR RI Kunjungi Polres Sukabumi

 

“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya arsip dan perpustakaan,” ujar Asep Japar.

 

Menurutnya, arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, tetapi juga menjadi penjaga memori dan bukti perjalanan bangsa. Sementara itu, perpustakaan berperan sebagai sarana distribusi pengetahuan yang mendorong kemajuan masyarakat.

 

“Arsip menjaga memori dan bukti perjalanan bangsa, sedangkan perpustakaan menyebarluaskan pengetahuan untuk kemajuan masyarakat. Keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat dan menjadi pilar penting dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat,” ungkapnya.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Kukuhkan 900 Peserta Program Perahu Kertas

 

Bupati mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, komunitas, hingga masyarakat untuk membangun budaya sadar tertib arsip dan gemar membaca. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

 

“Keduanya merupakan modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.

 

Baca juga:  Bupati Sukabumi Tinjau Huntap Warga Terdampak Bencana Nyalindung

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Dadang Rustandi, mengatakan bahwa peringatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran, kepedulian, dan komitmen seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya arsip dan perpustakaan.

 

Selain mendorong terciptanya budaya tertib arsip, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi yang semakin kuat di tengah masyarakat.

 

“Mari kita wujudkan budaya tertib arsip dan literasi di Kabupaten Sukabumi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Dadang.

Pos terkait