Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Purabaya Sukabumi, Ini Nilai Kerugian Korban

Kondisi rumah saat terbakar dan pasca kebakaran di Desa Neglasari Kecamatan Purabaya, Senin (15/6).[foto: p2bk]

LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah tinggal milik warga di Kampung Cilengsir RT 026/RW 004, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Senin (15/6/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 03.10 waktu setempat.

 

Rumah panggung berukuran 6 x 9 meter tersebut diketahui milik Cakus Kusmana yang dihuni oleh satu keluarga dengan enam jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta isinya hangus dilalap api.

 

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, Yanto Prayitno, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi saat penghuni rumah sedang tertidur.

Baca juga:  Ditinggal Pergi, Rumah di Surade Terbakar Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

 

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.10 WIB. Saat itu penghuni rumah sedang tidur dan terbangun setelah mendengar percikan api. Ketika keluar dari kamar, api sudah membesar di bagian tengah rumah. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Yanto Prayitno, kepada lingkarpena.id Senin (15/6).

 

Saat kejadian, pemilik rumah, Cakus Kusmana, sedang bertugas melakukan pengamanan kegiatan kenaikan kelas di MI Kadawung. Sementara istri dan anak-anaknya berada di dalam rumah.

Baca juga:  SPBU Bagbagan Turut Disita Bareskrim Polri, Begini Kata Pengawas

 

Menurut Yanto, api dengan cepat membesar karena bangunan berbentuk rumah panggung dan kejadian berlangsung pada dini hari sehingga warga tidak sempat melakukan upaya pemadaman secara maksimal.

 

“Api cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bagian rumah beserta isinya. Warga kesulitan melakukan pemadaman karena api sudah terlanjur besar saat diketahui,” katanya.

 

Kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp45 juta. Pihak P2BK Purabaya telah melakukan koordinasi dengan Forkopimcam Purabaya dan Pemerintah Desa Neglasari untuk penanganan lebih lanjut serta pendataan kebutuhan korban.

Baca juga:  Si Jago Merah Kembali Mengamuk, 1 Rumah di Kampung Ancol Dilalap Abis

 

Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) Pemadam Kebakaran Sagaranten, Yusup, menyampaikan bahwa pihaknya tidak menerima laporan terkait kejadian kebakaran tersebut.

 

“Kami tidak menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran tersebut. Selain itu, akses menuju lokasi kejadian juga cukup sulit dilalui kendaraan pemadam kebakaran,” ujarnya.

 

Saat ini korban membutuhkan bantuan berupa bahan bangunan dan kebutuhan lainnya untuk proses pemulihan pascakebakaran. Unsur yang terlibat dalam penanganan di lapangan antara lain Forkopimcam Purabaya, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantibum, P2BK, serta perangkat Desa Neglasari.

Pos terkait