Anak Usia 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Dunia Usai Divaksin Tiga Hari Lalu, Ini Kata Pihak Keluarga 

LINGKARPENA.ID – Siswa Madrasah Ibtidaiyah MI bernama MD, (12) warga Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (21/01/2022) sekitar pukul 03:15 WIB dini hari tadi.

Tersiar kabar, MD merasakan gejala yang dialaminya berawal setelah tiga hari lalu mengikuti pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan pihak Sekolah, pada Sabtu (15/01/2022) pekan lalu.

Diceritakan keluarga korban, Deri Agustian mengatakan, anak tersebut tiga hari lalu mengikuti vaksinasi merdeka anak usia 6-11 tahun di sekolahnya. Malah pada hari Senin lalu sang anak tersebut masih masuk sekolah dan mengikuti pelajaran. Padahal saat itu kondisi badan anak sudah ada gejala meriang dan panas.

Baca juga:  Warganet Kecam, Pelaku Pembuang Bayi di Tonjong Palabuhanratu

“Hari Rabu lalu, anak mulai terjatuh sakit dan langsung dirujuk ke RS Betha Medika Cibaraja, diantar oleh Neneknya. Karena selama ini dia tinggal bersama neneknya. Namun, kondisi MD masih panas,” terangnya kepada awak media.

Dikatakan pihak keluarga, berdasarkan hasil diagnosa pihak Rumah Sakit, MD mengalami infeksi syaraf pusat, sehingga terjadi kejang-kejang dan tidak bisa buang air kecil. Karena keterbatasan alat, sehingga MD dirujuk ke RS Kartika Kota Sukabumi. Namun, tidak berselang lama dikembalikan lagi ke RS Betha Medika Cibaraja.

Baca juga:  Jelang Puncak HBP Ke 58, Lapas Warungkiara Razia Kamar dan Tes Urine WBP dan Hasilnya?

“Nah, pada malam Jum’at tadi sekira pukul 03:15 WIB dini hari, anak ini meninggal dunia. Jadi kesimpulannya MD meninggal dunia ini bukan karena habis di vaksin. Akan tetapi ada penyakit yang lainnya,” ujarnya.

Almarhum M Dalfin langsung dikebumikan oleh pihak keluarga pada siang tadi. Bahkan pihak keluarga menyatakan kejadian ini sudah merupakan takdir bagi pihak keluarga.(***)

Baca juga:  Diprotes Warga, Kades Hegarmanah "Curhat" Soal Kebijakan Covid-19

 

 

 

 

 

Reporter: Lingkarpena.id

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait