LINGKARPENA.ID | Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cikakak pada Sabtu (3/12) kemarin menyebabkan Jembatan Cihangasa, Cimaja Desa Sirnarasa nyaris putus. Akses jembatan tersebut bisa menuju wilayah Palabuhanratu.
Akibat rusaknya jembatan Cimaja yang diterjang banjir itu, sekitar 2000 warga bisa terisolir. Sebab akses tersebut merupakan jalur vital bagi warga di Kedusunan Cihangasa Desa Sirnarasa Cikakak.
Bahkan warga Kedusunan Cihangasa selain bisa ke Palabuhanratu melalui jembatan itu juga bisa menuju Desa Sukarame Kecamatan Cisolok. Jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua apalagi roda empat.
“Kejadiannya Sabtu kemarin sekitar pukul 16:30 WIB. Jembatan itu akses vital Kedusunan 3 Cihangasa. Ya jika tidak segera diperbaiki sekitar 2000 jiwa bisa terisolir,” ujar Agus Mahardika P2BK Cikakak, saat dihubungi LINGKARPENA.ID Senin (5/12/22) pagi.
Atas peristiwa bencana itu pihaknya meminta agar pemrintah daerah kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah-langkah strategis mencari solusi untuk pembangunan jembatan tersebut.
“Jika tidak segera diperbaiki jembatan ini dapat menghambat aktivitas warga. Sebab jembatan ini akses vital warga desa Sirnarasa menuju ke Cisolok, Palabuhanratu maupun sebaliknya,” singkatnya.






