LINGKARPENA.ID | Sedikitnya 250 ayam mati terpanggang akibat kandangnya terbakar. Peristiwa itu terjadi di Kampung Cigangsa, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/9/2024) siang.
Kebakaran hebat yang meluluh lantahkan kandang ayam milik Gatot Suroso (54), warga Kampung Cijambe RT 02/22, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Akibat insiden tersebut Suroso mengalami kerugian sekitar Rp.300 juta.
Sementara Kepala Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Koswara, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat kejadian pihaknya mengaku tidak datang ke lokasi karena sedang mengikuti acara Bimtek diluar desa Citepus.
“Benar ada kejadian itu tapi saya tidak datang ke lokasi karena sedang ada acara. Ada staf desa yang ke sana,” ujar Koswara kepada lingkarpena, Kamis (19/9/2024).
Komandan Regu Pos I Damkar Palabuhanratu, Agus Suhendar dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.30 WIB. Ketika tiba dilokasi, kandang ayam dua lantai itu sudah rata dengan tanah.
Dinas Pemadam Kebakaran Sukabumi menurunkan dua unit mobil pemadam dan satu unit kendaraan penyelamat (rescue)
“Kami terpaksa mengerahkan tiga tangki air untuk memastikan api benar-benar padam, mengingat angin di lokasi cukup kencang dan berpotensi menyebarkan api lebih jauh,” jelas Candra tim Damkar kepada awak media.
Sementara, kata Gatot Suroso, sumber api yang menghanguskan kandang ayam milikinya, berasal dari pembakaran sampah ranting oleh pihak PLN.
Ia menjelaskan, pembakaran terjadi dilahan sebelah kandang yang dilakukan oleh PLN. Api menjalar terkena tiupan angin dan membakar kandang ayam. Akibatnya satu unit kandang ayam berisi 4000 ekor ludes dilalap api.






