LINGKARPENA.ID | Seorang Nelayan bernama H. Totong (60) warga Kampung Cibayawak, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan belum kembali dari mencari ikan di Sungai Cikaso, Sabtu (12/10/2024).
Kasat Pol Airud Polres Sukabumi AKP H. Tenda Sukendar, S.H.,M.H., dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, kejadian laka laut tenggelam dan hilangnya nelayan tersebut terjadi pada Sabtu ( 12/10 ) di perairan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.
“Korban saat mencari ikan menggunakan perahu jenis kitingting,” ujar Akp Tenda.
Dijelaskan AKP Tenda, pada Sabtu, (12/10), sekira pukul 16.30 WIB Danpos Ujunggenteng Polairud, Aipda Ismayudi, menerima laporan dari keluarga korban, bahwa Korban an. H Totong telah hilang sejak hari Jumat malam Sabtu.
Kronologisnya, kata Tenda, pada Sabtu ( 12/10 ), sekira pukul 00.00 WIB, korban bersama istrinya pergi menuju perairan Sungai Cikaso untuk menjaring ikan, menggunakan perahu jenis ketingting, perahu berukuran kecil.
“Kemudian korban bersama istri kembali untuk mengantarkan hasil tangkapan ke rumah. Sekitar pukul 01.00 WIB korban berangkat kembali sendirian menuju sungai Cikaso untuk menjaring ikan lagi,” paparnya.
Pada Sabtu ( 12/10 ), sekira pukul 07.00 WIB , lanjut AKP Tenda, perahu korban di temukan oleh nelayan KM. RIVIA PUTRI 007 dalam kondisi tanpa awak di sekitar perairan Ciroyom Tegalbuleud. Kemudian perahu tersebut dievakuasi oleh nelayan tersebut, dan korban tidak dapat di temukan.
Saat ditemukan perahu milik korban terapung tanpa awak. Haer ( 35 ), Nelayan ABK Rivai Putri 007, yang menemukan perahu korban berusaha mencari korban tetapi tidak berhasil. lantas ia mengevakuasi perahu milik korban ke dermaga.
Hingga sore tadi petugas Polairud dibantu warga Nelayan serta Wakil Ketua Jampang Tandang Makalangan DPC Tegalbuleud masih belum menemukan Nelayan tersebut.






