LINGKARPENA.ID | Dalam upaya memaksimalkan dukungan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi, gerakan relawan untuk pasangan Asep Japar dan Andreas semakin meningkat.
Mereka (Relawan) menggelar serangkaian turnamen sepak bola dan perlombaan yang berhasil menarik perhatian masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menonjol adalah turnamen sepak bola. Di mana pasangan nomor urut 2 ini secara rutin menyelenggarakan turnamen terbuka di berbagai kecamatan. Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh relawan sebagai bentuk dukungan terhadap pencalonan mereka.
“Turnamen seperti Asjap Cup yang diadakan di Cisolok oleh relawan kami, H. Saepul Anwar, menunjukkan komitmen masyarakat dalam memajukan olahraga, terutama sepak bola di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Asep Japar.
Asep Japar mengapresiasi inisiatif relawan yang membiayai kegiatan ini secara mandiri, menandakan dukungan tulus mereka terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati.
“Saya sangat menghargai dedikasi para relawan yang menginisiasi turnamen ini tanpa bantuan dari kami. Ini adalah langkah konkret dalam mencetak bibit-bibit pesepak bola unggul. Selain sepak bola, kami juga mengadakan lomba mancing dan perlombaan lain yang berfokus pada olahraga dan pengembangan keterampilan,” jelas Asep.
Ia menambahkan bahwa jadwalnya kerap padat akibat banyaknya undangan dari relawan untuk meresmikan turnamen.
“Kadang saya harus berbagi waktu dengan Pak Andreas. Undangan ini mencerminkan harapan dari para relawan untuk kehadiran kami,” tutupnya.
Di sisi lain, H. Saepul Anwar, relawan yang mengorganisir Asjap Cup, menegaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk memberikan hiburan gratis bagi masyarakat dan mendukung Asep Japar dan Andreas.
“Ini adalah dukungan nyata dari kami, di mana kami berperan sebagai promotor untuk turnamen Asjap Cup yang pertama. Kami berharap dapat melanjutkan kegiatan ini pada tahun 2025,” kata Saepul.
Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mencari bakat-bakat sepak bola potensial yang dapat dikembangkan.
“Kami mencari bibit-bibit potensial yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan para atlet Sukabumi bisa berkembang dan bersaing di tingkat provinsi atau bahkan nasional,” pungkasnya.**






