Data Terupdate Bencana Kabupaten Sukabumi, Ini Nama-nama Korban Jiwa

FOTO: Inilah gambar sejumlah titik kejaadian bencana di Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENAA.ID | Bencana hydrometeorologi yang mencabik sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, sejak Selasa, 3 – 4 Desember 2024 lalu, menyisakan duka haru.

Data terupdate, bencana longsor, banjir dan pergerakan tanah itu berdampak pada 39 kecamatan dan 205 desa, dengan total bencana tanah longsor 355, banjir 296, angin kencang 35 dan pergerakan tanah 791.

Lantas, akibat bencana tersebut tercatat korban terdampak 9.625 kepala keluarga dengan 23.328 jiwa, korban mengungsi 4.831 KK dengan 13.446 jiwa, korban terancam 570 KK dengan 509 jiwa dan korban meninggal sebanyak 10 jiwa.

Dari data BPBD Kabupaten Sukabumi korban jiwa yang terdampak bencana alam Sukabumi sebagai berikut:

Baca juga:  Mandra Boga Carita dalam Geopark Ciletuh Spektakuler 2 Kabupaten Sukabumi

1. Aden Dafa, usia 11 Tahun, asal Desa Loji Kecamatan Simpenan, Sukabumi.

2.  Ade Wahyu, 11 Tahun, alamat Desa Loji Kecamatan Simpenan, Sukabumi.

3. Elma Ayunda, 27 Tahun, asal Desa Loji Kecamatan Simpenan, Sukabumi.

4. Sahroni, 47 Tahun, Desa Loji Kecamatan Simpenan Sukabumi.

5. Dadang (65 Tahun) Desa Ciemas Kecamatan Ciemas, Sukabumi.

6. Euis, 44 Tahun, alamat Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi.

7. Siti Hamidah, 8 Tahun, alamat Desa Loji Kecamatan Simpenan, Sukabumi.

8. Resti (23 Tahun) alamat Desa Bangbayang Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi.

Baca juga:  Pria Samson Mengamuk dan Merusak Rumah di Sukabumi, Polisi Segera Bertindak

9. Santi (2 Tahun) alamat Desa Bangbayang Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi, dan

10. Emah (50 Tahun) asal Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi.

Sementara dua korban dilaporkan masih dalam pencarian, yakni:

1. Eros (63 Tahun) asal Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi

2. Ojang (53 Tahun) Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran Sukabumi.

“Jadi yang korban meninggal itu 12 jiwa. Namun 10 orang sudah ditemukan dan 2 masih proses pencarian,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kantor Pendopo Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu.

Meski kini masih ada orang yang hilang akibat bencana di Kabupaten Sukabumi, pemerintah berencana untuk tetap melanjutkan pencarian. Meskipun keluarga sudah ikhlas, sambung Suharyanto, BNPB masih akan terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang atau belum ditemukan itu hingga beberapa hari ke depan.

Baca juga:  Banjir Batu dan Tanah di Ruas Jalan Provinsi Cisolok

Sementara BPBD mendatar, rumah yang terdampak, rusak berat sebanyak 1.901, rusak sedang 1.944, rusak ringan 2.150, dan yang terancam 658 unit.

Jembatan yang rusak tercatat 47, Tembok Penahan Tanah (TPT) 17 titik, Saluran Air 18 titik, tempat Ibadah 27 unit, Sekolah 126 unit, bangunan lainnya 131 unit, fasilitas umum jalan 81 titik dan Sawah/Lahan 1.009 hektar.

Pos terkait