Ini SOP yang Harus Diikuti Personel Damkartan dalam Menangani Kebakaran

FOTO: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sukabumi, Sabar Suko.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sukabumi, Sabar Suko, memaparkan prosedur standar operasional (SOP) yang harus diikuti personel Damkartan dalam menangani kebakaran.

Hal ini bertujuan memastikan langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan efektif untuk meminimalkan kerugian serta menyelamatkan korban.

Menurut Sabar, SOP penanganan kebakaran mencakup dua tahap utama, yaitu persiapan dan pelaksanaan, dimana untuk persiapan, diawali setelah penerimaan informasi, tim setelah segera menerima laporan kebakaran dari masyarakat, melakukan persiapan personel dan peralatan.

“Jadi anggota dan peralatan dipersiapkan terlebih dahulu untuk keberangkatan ke lokasi kejadian,” ujar Sabar Suko, kepada wartawan Senin (20/1/25).

Baca juga:  Perumahan di Lahan Produktif, Begini Kata Disperkim Kabupaten Sukabumi

Untuk tahap selanjutnya, kata Sabar Suko, tahap pelaksanaan pemberanglatan unit pemadaman ke lokasi kejadian berikut personel yang ada, setelah dilapangan tim memberikan laporan awal tentang situasi kebakaran dan langsung dilakukan analisis situasi untuk menentukan strategi pemadaman.

“Barulah dilakukan pengoperasian peralatan dipersiapkan hingga air mengalir melalui pipa ataupun selang, disalurkan untuk memadamkan api,” jelasnya.

Air yang disalurkan tersebut, tegas Sabar Suko, diambil dari lokasi mata air atau sumber air terdekat di lokasi kejadian jika persediaan sudah menipis seperti di sungai, PDAM, kolam dan lain sebagainya.

Baca juga:  Warga Desa Hegarmanah Sagaranten, Dukung Kades Rojok Program Lintor dari Dinas Perumahan dan Permukiman

“Dilapangan tim juga membuat ventilasi untuk mengurangi asap dan mempermudah pemadaman, jika ada korban dilakukan dulu penyelamatan dan dievakuasi dari lokasi kejadian,” tegasnya.

“Para personel harus memastikan api dipadamkan secara menyeluruh hingga tidak ada sisa asap, dengan cara pendinginan,” imbuhnya.

Untuk itu guna memaksimalkan penanganan kebakaran personel damkartan, Sabar Suko juga meminta masyarakat untuk memberikan prioritas kepada kendaraan Damkartan di jalan, terutama saat sirine dan lampu rotator diaktifkan.

Baca juga:  Bupati Launching Makan Bergizi Gratis di MI Nurul Hikmah Ujunggenteng Ciracap

“Kendaraan pemadam harus segera tiba di lokasi kebakaran untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Kami harap masyarakat bisa segera memberi jalan jika bertemu dengan unit kami di jalan,” paparnya.

Sabar mengingatkan bahwa waktu adalah hal krusial dalam penanganan kebakaran. Setiap detik yang terbuang dapat memperburuk situasi dan meningkatkan risiko kerugian.

“Peran masyarakat sangat penting, baik dalam memberikan informasi cepat maupun mendukung kelancaran perjalanan unit pemadam. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan kita,” tutupnya.

Pos terkait