Jasad Membusuk di Rumah Kontrakan, Gegerkan Warga Parungkuda Sukabumi

FOTO: Rumah kontrakan korban yang ditemukan sudah meninggal dunia di Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa pagi (18/2/25).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki di sebuah rumah kontrakan kejutkan warga Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (18/2/25) pagi.

Informasi didapat, penemuan mayat tersebut pertama diketahui oleh seorang warga bernama Nunu Wisnu (46) tahun. Sekira pukul 08.30 WIB, Nunu sengaja mendatangi kontrakan korban dengan tujuan untuk meminta bantuan korban untuk membersihkan rumput. Namun, ketika beberapa kali pintu rumah kontrakan tersebut diketuk tak ada jawaban.

Baca juga:  Warga Sukabumi Rugi Ratusan Juta Dampak Rumah Kontrakan Terbakar

Karena tak mendapat jawaban, kemudian Nunu mencari tahu dengan membuka pintu rumah dengan pelan pelan. Saat pintu terbuka, betapa terkejutnya ia melihat jasad laki laki tergeletak dilantai dalam posisi telungkup, dan mengeluarkan bau tak sedap.

Peristiwa penemuan mayat di sebuah rumah kontrakan di Desa Bojongkokosan tersebut, tepatnya di Kampung Susukan RT 01/07 itu dibenarkan oleh Kapolsek Parungkuda, AKP Aah Hermawan.

Baca juga:  Pencabutan JKN-KIS oleh BPJS Kesehtan Bikin Warga Panik, Begini kata Kadiskes Sukabumi

Diungkapkan Aah kepada wartawan, setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya penemuan mayat tersebut dari warga yang ada di sekitar TKP.

“Korban diketahui bernama Edi (60) tahun. Ia adalah warga Kampung Susukan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda,” ujarnya

Usai mendapat laporan warga, Kepolisian Sektor Parungkuda bergegas ke TKP untuk melakukan pengecekan dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Sekarwangi Cibadak.

Hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan tenaga Kesehatan Puskesmas Parungkuda menyebutkan, bahwa korban diperkirakan meninggal 4 – 5 hari lalu. Saat ditemukan kondisinya sudah membusuk.

Baca juga:  Hotel Bunga Ayu Palabuhanratu Sukabumi Cocok untuk Berwisata dan Liburan

Sementara Ketua RW setempat, Suryadi menjelaskan, korban merupakan warga Desa Bojongkokosan, hanya saja alamat jelasnya belum diketahui. Namun korban tinggal menempati rumah tersebut sekitar satu tahunan.

“Korban menempati rumah itu atas perintah yang punya rumah. Ya, karena korban sering di suruh untuk bantu bantu membersihkan pekarang rumah,” singkat Suryadi.

Pos terkait