Diskominfosan Gelar Workshop, Menciptakan Sistem Data yang Terintegrasi dan Berkualitas Tinggi

LINGKARPENA.ID | Puluhan peserta yang terdiri dari subkoordinator program, pengelola data dari berbagai instansi pemerintah serta perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) mengikuti workshop yang diselenggarakan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi.

 

Workshop yang bertemakan peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral Kabupaten Sukabumi tersebut diselenggarakan di Hotel Sukabumi Indah belum lama ini disebut merupakan upaya menciptakan sistem data yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, sehingga dapat mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah dan efisien.

 

“Workshop ini digelar sebagai upaya untuk mewujudkan satu data Kabupaten Sukabumi, hal itu untuk mensejalankan dengan kebijakan satu data Indonesia yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019, ditambah data memiliki peran krusial dalam mendukung kinerja dan efektivitas instansi pemerintah,” jelas Sekretaris Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yusep Nofriyadie.

Baca juga:  Paripurna Istimewa DPRD, Milangkala Hari Jadi Ke 152 Kabupaten Sukabumi

 

“Data yang baik dan sistematis adalah fondasi untuk perencanaan, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Tanpa data yang akurat, mustahil kita bisa mencapai tujuan pembangunan yang optimal,” tambahnya.

 

Yusep menjelaskan bahwa statistik sektoral menjadi prioritas nasional, terutama dalam sektor-sektor strategis seperti ekonomi, pangan, pertanian, kemaritiman, pariwisata, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital. Sejauh ini kata Yusep, Diskominfosan sebagai wali data terus berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, untuk itu dirinya menekankan pentingnya peran seluruh perangkat daerah sebagai produsen data.

Baca juga:  Paripurna, Penyampaian Nota Pengantar Bupati soal Dana Laporan Keputusan Pimpinan DPRD

 

“Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan akan memperkuat implementasi satu data Indonesia. Ini juga akan memudahkan pelayanan publik, karena informasi yang disajikan lebih cepat dan tepat sasaran. Dan kami ingin memastikan bahwa setiap instansi mampu menyajikan informasi yang dibutuhkan untuk perencanaan, evaluasi, dan laporan kinerja pembangunan daerah,” terangnya.

Baca juga:  Pemdes Gandasoli Gunakan DD Rp13,4 Juta untuk Masker

 

Selain itu, Yusep juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan data. Dengan adanya workshop ini, diharapkan Kabupaten Sukabumi dapat memiliki data yang lebih akurat, terpadu, dan berkualitas tinggi. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah dan efisien.

 

“Workshop ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas data, tetapi juga meningkatkan kompetensi aparatur dalam menyajikan data statistik sektoral, kami berharap melalui kolaborasi dan sinergi antarinstansi, Kabupaten Sukabumi dapat menjadi contoh dalam implementasi Satu Data Indonesia,” pungkas Yusep.

Pos terkait