Tertangani 48,51%, Disperkim Berharap Ada Penanganan Kawasan Kumuh Lintas Sektor Terintegratif

LINGKARPENA.ID | Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan menangani masalah sanitasi serta drainase di permukiman penduduk.

 

Ia menyampaikan bahwa untuk penanganan terhadap hal tersebut secara khusus Disperkim mempunyai sejumlah program yang telah disiapkan diantaranya adalah pogram strategis dan program penanganan permukiman kawasan kumuh.

Baca juga:  Pelayanan Kesehatan Menyentuh Pelosok, Puskesmas Buniwangi Hadir Lewat Program Dokter Masuk Kampung

 

“Dengan melalui progran strategis dan program penanganan permukiman kawasan kumuh,” singkat Herdiawan saat diwawacarai oleh Lingkarpena.id melalui pesan singkat Whatsapp, Selasa (15/04/2025).

 

Herdiawan juga menambahkan, dengan adanya program ini, permukiman kawasan kumuh di Kabupaten Sukabumi, sudah mulai berangsur berkurang.

 

“Dalam menangani kawasan kumuh di Kabupaten Sukabumi ini baru 48,51%,” ungkapnya.

Baca juga:  Korban Meninggal Dunia Insiden Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Salah Satunya Warga Purabaya Sukabumi

 

Namun, program ini bisa menjadi rencana strategis Disperkim untuk pengembangan permukiman berkelanjutan karena fokus ke penanganan kawasan kumuh. “Rencana strategisnya yaitu fokus ke penanganan kawasan kumuh,” ungkapnya

 

Terakhir, Herdiawan berharap dengan adanya program dan rencana strategis ini bisa sinergitas program penanganan kawasan kumuh lintas sektor terintegratif.

Pos terkait