LINGKARPENA.ID | Kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Sukabumi banyak dikeluhkan warga melalui media sosial. Masukan dan kritik mulai dari yang sedang, datar hingga tajam pun mereka unggah.
Terlebih adanya Video Gubernur Jawa Barat yang menyindir persoalan jalan butut tak akan selesai dengan ‘ngopi’. Kritikan itu lebih santer dan nyaris setiap hari menghiasi di beberapa platform media sosial.
Keluhan warga direspon Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dan Asep Japar, selaku bupati Sukabumi menegaskan bahwa perbaikan jalan rusak merupakan pekerjaan rumah (PR) penting dalam masa awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Andreas.
Bupati yang dikenal dengan panggilan Asjap itu kemudian meminta masyarakat untuk tenang dan bersabar karena persoalan jalan rusak sudah menjadi bagian dari program prioritas pemerintahannya.
“Kritikan itu salah satu penambah energi untuk langkah saya ke depan dalam memperjuangkan keinginan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Saya tidak anti kritik, dan saya siap untuk dikritik, apalagi kritik yang bersifat membangun. Saya harus siap di kritik untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep Japar, seperti disampaikan di akun media sosialnya.
Untuk menjawab kritikan dan merealisasikan tuntutan masyarakat terkait buruknya kondisi jalan, Asep Japar telah mengambil langkah langkah guna percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
“Saya sudah membahas tentang percepatan pembangunan dengan para kepala dinas, Perkim, Dinas PU, dan BPBD,” kata Bupati Asjap.
“Insya Allah dalam waktu dekat jalan sudah mulai dibangun. Tapi tentunya berjalan secara bertahap. Saya baru masuk dengan Pak Wabup, itu PR saya yang harus diperbaiki, termasuk soal jalan. Tenang saja, sampaikan kepada netizen,” pungkas Asep Japar.






