LINGKARPENA.ID | Kepala Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Dadang, ingatkan Gubernur Jawa Barat dan Bupati Sukabumi, soal pernyataan kedua kepala daerah itu yang akan membangun jalan ke wilayah Bangbayang pasca bencana Desember 2024 lalu.
Dadang menyampaikan hal itu melalui akun Media Sosial (medsos) Tiktok. “Saya Dadang kepala Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, katanya hari ini bapa aing, raja Sunda pak KDM akan berkunjung ke wilahah Sukabumi, alhamdulilh,” ucap Dadang dalam video itu.
Dadang berharap Gubernur Jawa Barat bisa datang ke wilayahnya, dimana Desa Bangbayang merupakan salah satu wilayah terdampak bencana pada Desember 2024 lalu.
“Mudah mudahan, mungkin awal ahir Pak KDM bisa datang ke Bangbayang. Namun maaf kepada bapa bupati dan Pak KDM, secara pribadi saya belum bisa bersilaturahmi sekarang, saya sibuk dan bapak juga sibuk,” tambah Dadang.
Kemudian dalam video berdurasi 30 detik dan mendapat 11 ribu suka itu Kepala Desa Bangbanyang ini berkata, “Hapunten abdi ngadugikeun ieu, bilih pa bupati hilap, pa gubernur hilap, dina youtube bapa kantos nyarios bade ngabuka jalan ka Kecamatan Tegalbuleud terutama ka Desa Bangbayang melalui jalur Nangela,” sambungnya lagi.
Diceritakan Dadang, pihaknya selalu mendapat pertanyaan warga terkait rencana pembangunan jembatan yang dijanjjkan Gubernur Jawa Barat. Dan masyarakatnya pun meminta agar Dadang selaku kepala desa bersedia menanyakan renacana pembangunan jembatan itu ke KDM.
“Abdi sok katarosan ku masyarakat, soalna masyarakat ayeuna mah teu bodo, anjeuna terangeun tina youtube,” jelas Dadang dalam video itu.
Lanjut cerita Dadang, saat ini dari Desa Bangbayang untuk menuju ke Ibukota Kecamatan Tegalbuleud memerlukan waktu tempuh ratusan kilo meter dan melintasi empat kecamatan. Yakni; Kecamatan Kalibunder, Cimanggu, Jampangkulon dan Kecamatan Surade.
“Kalua melalui jalur timur untuk menuju ke Tegalbuleud kita harus melintasi Kecamatan Sagaranten, Cidolog, kemudian ke Tegalbuleud. Jika jalan alternatif sudah dibangun kita hanya membutuhkan jarak tempuh 25 kilo meter, dan ini akan memudahkan dalam pelayalan kepada masyarakat,” papar Dadang.
Pertemuan KDM – Asep Japar
Pasca bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi pada Desember 2024, Asep Japar sowan ke Kang Dedi Mulyadi. Di kediaman KDM, Bupati Sukabumi ini menyampaikan segala permasalahan terkait dengan kondisi Kabupaten Sukabumi pasca di terjang bencana.
Dalam pertemuan hangat itu kedua kepala daerah berinteraksi membicarakan seputar kondisi infastruktur di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi usai bencana. Pertemuan itu diunggah di chanel youtube KDM.
Saat ditanya Kang Dedi soal wilayah mana saja di Kabupaten Sukabumi yang paling jauh dan paling rawan. Kemudian di jawab Asep Japar. “Di Kecamatan Tegalbuleud masih ada jalan yang harus dibangun,” ujarnya.
Kang Dedi Mulyadi sepertinya tahu benar kondisi Kecamatan Tegalbuleud, saat ia bertanya kepada Asep Japar, Ia katakan kalau Medan Tegalbuleud itu pas untuk touring, ujarnya.
“Untuk pembangunan jembatan di Tegalbuleud, butuh berapa?,” tanya Kang Dedi Mulyadi lagi.
Dijawab Asep Japar, dirinya mengaku sudah punya master plan untuk pembangunan jembatan di wilayah tersebut.
“Untuk kelancaran akses menuju ke Tegalbuleud harus dibangun jembatan di tiga titik, yakni mulai dari Kecamatan Cidadap, titik Bangbayang, Cimahpar dan titik Nanggela,” kata Asep Japar.
“Untuk pembangunan ketiga jembatan berapa anggaran yang dibutuhkan?’ tanya Kang Dedi lagi.
Di jawab Asep Japar, anggaran untuk pembangunan ketiga jembatan sekitar Rp 300 milyar.
Mendengar itu, Kang Dedi Mulyadi spontan menyodorkan tangan untuk bersalaman, tanda menyetujui yang disampaikan Asep Japar. Namun Asep Japar sendiri tidak merespon. Bukan ia menolak bersalaman, hanya meminta Kang Dedi untuk mendengarkan apa yang akan ia ucapkan.
Dari pembicaraan itu disetujui Kang Dedi Mulyadi bahwa untuk kelancaran menuju Tegalbuleud dan mengurai kemacetan di Warungkiara. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 360 miliar. Dan mungkin ini yang ditanyakan Kepala Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi dalam unggahan di akun Tiktok milik Peci Merah Ti Jampang.






