Puskesmas Cikidang Miliki UGD 24 Jam, Ini Manfaatnya

FOTO: Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Cikidang, Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menyediakan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah kerjanya. Keberadaan Puskesmas bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif (pencegahan).

Keberadaan Puskesmas dapat menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perorangan atau (UKP) tingkat pertama. Selain itu Puskesmas juga dapat melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.

Seperti Puskesmas Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang ada di bawah naungan Dinas Kesehatan ini. Fungsi dan keberadaan Puskesmas Cikidang sangat strategis apalagi jika sudah ditunjang dengan fasilitas yang cukup dan memadai.

Apalagi Puskesmas Cikidang sudah memiliki Unit Gawat Darurat (UGD) sendiri. Hal ini jelas sangat membantu dalam layanan kesehatan terhadap masyarakat di wilayah kerja Puskesmas dan masyarakat lainnya. Terlebih UGD Puskesmas Cikidang ini berada di jalur Wisata Palabuhanratu dan lainnya.

Baca juga:  Berharap Pelibatan Pemuda Sebagai Strategi Integratif. Hippma Audensi ke Pemda Kabupaten Sukabumi

“Posisi UGD ini mudah di akses oleh masyarakat, karena posisinya ada di pinggir jalan. Jalur Cikidang ini juga kan, akses menuju wisata. Manfaatnya ada UGD ini sangat dirasakan dan dibutuhkan oleh masyarakat terutama jika terjadi Kecelakaan Lalulintas ya, pertolongan pertama bisa dilakukan di UGD kita ini,” jelas Kepala Puskesmas Cikidang, Hj. Edeh Sumiati, S.Tr.Keb, M,Si., yang didampingi KTU Puskesmas Hj. Nenden, saat ditemui Lingkarpena.id di Kantornya pada Juli, belum lama ini.

Dijelaskan Kepala Puskesmas Cikidang, keberadaan UGD milik Puskesmas sebelumnya ada berdampingan dengan bangunan Puskesmas, Namun sudah Dua tahun ini posisinya dipindahkan ke pinggir jalan supaya lebih efektif dalam memberi layanan kepada masyarakat. Keberadaan UGD Puskesmas Cikidang masih dikeluhkan terkait dengan sarana prasarana. Untuk itu diharapkan pihak Dinas Kesehatan dan Pemerintah dapat segera memenuhi kebutuhan di UGD Puskesmas Cikidang tersebut.

Baca juga:  Puskesmas Cikidang Idamkan Jadi Puskesmas DTP Bisa Segera Terwujud

“Keberadaan UGD 24 Jam Puskesmas Cikidang ini sudah ada sejak 2017 lalu. Tapi pindah lokasi ke pinggir jalan baru ada Dua tahunan. Jika untuk pelayanan awal atau gawat darurat bisa dilakukan di UGD Puskesmas Cikidang, setelah itu baru bisa dirujuk ke rumah sakit, jika pasien gawat darurat. Tapi jika pasien luka-luka ringan setelah pelayanan 6 jam bisa langsung pulang,” terang Kepala Puskesmas Cikidang.

Diketahui bersama jalur Cikidang memang rentan terjadi kecelakaan lalulintas, apalagi bagi pengguna jalan yang belum mengenal medan Jalan Cikidang. Sementera akses ke rumah sakit dari lokasi ini, misal ke rumah sakit Palabuhanratu, bisa memakan waktu 1 Jam begitu juga ke rumah sakit Sekarwangi Cibadak, perbedaannya hampir sama.

Baca juga:  DPTR Kabupaten Sukabumi Tegaskan Siap Sukseskan PTSL

“Alhamdulillah, karena kami sudah ada kerjasama dengan BPJS, jadi untuk beberapa jenis penyakit bisa ditangani disini dengan menggunakan BPJS, kecuali korban Laka ya, itu masuknya kan ke umum, paling kita penanganan pertama setelah itu baru dirujuk ke rumah sakit,” tuturnya.

Puskesmas Cikidang terus mengintegritaskan program yang dilaksanakan dengan pendekatan keluarga. Juga menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang dapat diakses dan terjangkau oleh seleuruh masyarakat di wilayah kerjanya. Selain itu pula mendorong kemandirian hidup sehat bagi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.

Pos terkait