Polisi dan Warga Bekuk Pencuri di Panti Asuhan Bima Sakti Sukabumi

Anggota dinmbantu warga saat membekuk diduga pelaku maling di panti asuhan Bima Sakti Sukabumi.[foto: ist].

LINGKARPENA.ID Kurang dari 24 Jam, sinergi antara pihak Kepolisian dan warga setempat berhasil membekuk, pelaku pencurian di Panti Asuhan Bima Sakti, yang terjadi beberapa hari lalu.

Keprihatinan sempat menyelimuti Panti Asuhan Bima Sakti beberapa hari silam. Motor operasional, laptop, telepon genggam, dan barang-barang kebutuhan lain penopang aktivitas sehari-hari panti raib diduga digondol sang maling.

Kerugian bukan sekadar benda, melainkan kelancaran pelayanan dan kebutuhan anak-anak yang terancam terganggu. Namun, keluh kesah itu tak berlarut lama. Tak berselang lama cahaya harapan tiba dengan cepat, bahkan dalam hitungan kurang dari 24 jam.

Berkat kecepatan tangan dan ketajaman analisis Aipda Eka Rahayu, anggota Polda Metro Jaya yang sedang berada di Sukabumi, kasus ini segera terurai. Dengan sigap beliau memetakan informasi, menelusuri jejak, dan mengkaji setiap petunjuk hingga titik terang ditemukan.

Baca juga:  Rumah Sepasang Lansia di Cicantayan Kabupaten Sukabumi, Hangus Terbakar

Terduga Pelaku berhasil diamankan, barang bukti pun dikembalikan kepada pemiliknya. Semua berjalan begitu cepat, seolah tak memberi ruang bagi keputusasaan untuk menetap.

“Peristiwa ini sangat luar biasa. Dalam waktu kurang dari satu kali dua puluh empat jam, Pak Eka mampu menemukan pelaku. Informasi ia dipetakan, diteliti, diterjemahkan dengan sangat teliti hingga pelaku segera terungkap,” kata Idris, Pengasuh Panti Asuhan Bima Sakti, kepada wartawan, Selasa (8/9).

Baca juga:  Botram: Berujung Duka, Warga Loji Meninggal Tenggelam di Curug Larangan Usai Terjun ke Kolam

Bahkan kata Idris, bukan sekadar kecepatan, yang membuat kagum ia dan seluruh warga panti adalah ketulusan. Aipda Eka turun langsung membantu, tanpa pamrih sedikit pun, murni pengabdian sebagai seorang pelindung dan pelayan masyarakat.

Tak sendirian, keberhasilan ini pun menjadi bukti manisnya persatuan. Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di wilayah Kadudampit turut bahu-membahu, bergerak bersama membagi tenaga dan pikiran demi membantu pencarian. Kerja sama yang terjalin erat antara pihak kepolisian dan warga menjadi bukti nyata: ketika satu hati bergerak, kesulitan sebesar apa pun mampu ditepis.

Baca juga:  Heboh! Penemuan Mayat di Pantai Palabuhanratu Sukabumi

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Semoga ke depan semakin banyak aparat kepolisian yang mengabdi dengan sigap, tanggap, dan melayani masyarakat secepat kilat dalam menangani berbagai persoalan,” tambah Idris.

Kepada seluruh pihak yang telah meringankan beban panti, baik pihak kepolisian maupun warga yang turut berbakti, Idris mewakili keluarga besar Panti Asuhan Bima Sakti berdoa semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, kesuksesan, dan keberkahan kepada semua. Sebuah ucapan tulus yang mungkin tak sebanding dengan jasa yang diberikan, namun menjadi tanda bahwa kebaikan yang ditabur hari ini akan tumbuh menjadi berkah yang kekal.(*)

Pos terkait