Jajat Sudrajat Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Konferensi ke XXII Persatuan Guru Relublik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi usai digelar hingga Minggu, 6 Juli 2025, dimana Jajat Sudrajat resmi terpilih sebagai ketua PGRI Kabupaten Sukabumi untuk masa bakti lima tahun kedepan, periode 2025 – 2030.

 

Jajat Sudrajat terpilih secara resmi setelah berhasil mengungguli pesaingnya, H. Dr. Kusyairin, M. Pd., dengan torehan angka 682 suara sah. Sementara Kusyairin hanya memperoleh 208 suara.

Baca juga:  PWI Dipercaya Jadi Narsum Pendidikan untuk Mulok dan KIH di Pemda Sukabumi

 

Kedua nama kandidat ini muncul setelah adanya pengusulan dari pengurus cabang. Proses pemilihan disaksikan langsung oleh ketua PGRI Jawa Barat, Akhmad Juhana. Konferensi PGRI ini digelar di Hotel Sukabumi Indah, Selabintana.

 

Jajat Sudradjat diharapkan mampu membawa PGRI Kabupaten Sukabumi semakin solid, progresif, serta berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan serta bisa memperjuangkan kesejahteraan para pendidik di daerah.

 

Dikatakan Jajat Sudrajat, terpilihnya sebagai ketua PGRI merupakan amanah dan tanggungjawab. Ia mengajak seluruh anggota PGRI untuk terus berjuang untuk dunia pendidikan dan martabat guru.

Baca juga:  Warga Desa Hegarmanah Sagaranten, Dukung Kades Rojok Program Lintor dari Dinas Perumahan dan Permukiman

 

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Bersama seluruh anggota PGRI, mari kita terus berjuang demi dunia pendidikan dan martabat guru,” ujarnya.

 

Jajat bertekad untuk merangkul seluruh unsur pendidikan dari jenjang TK/Paud hingga SMA. Dikatakannya, bahwa PGRI adalah wadah besar seluruh pendidik tanpa memandang tingkatan dan status.

Karena itu, dalam pembentukan struktur kepengurusan ke depan, akan dilakukan musyawarah bersama dengan seluruh jajaran demi memastikan keterwakilan yang adil.

Baca juga:  Warga Ciburih Lengkong Miliki Bangunan Madrasah Al Hidayah yang Resfresentatif

 

“PGRI adalah organisasi terbuka, wadah perjuangan bagi seluruh insan pendidikan. Tidak boleh ada yang tertinggal, semua harus diakomodir dan dirangkul,” ungkapnya.

 

Lebih jauh, Jajat menegaskan, bahwa masa pengabdiannya sebagai ketua akan turut menyukseskan visi-misi Pemerintah Kabupaten Sukabumi di bidang pendidikan.

Pos terkait