Pelatihan Kebakaran di RS Primaya, Damkar: Keselamatan Adalah Investasi

LINGKARPENA.ID | Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi kembali menggelar sosialisasi dan edukasi kebencanaan di Rumah Sakit Primaya Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini menjadi jilid kedua dari kolaborasi antara Damkar dan RS Primaya dalam meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran.

Puluhan peserta dari kalangan tenaga medis, staf administrasi, hingga petugas keamanan rumah sakit tampak antusias mengikuti sesi pelatihan. Mereka mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif, seperti penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), smoke detector, heat detector, sprinkler, hingga hydrant.

Baca juga:  Monev Pembangunan Wilayah Selatan, Wabup: Memenuhi Standar dan Kategori Aman

Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Damkar Kabupaten Sukabumi, Vikry, menyebut pelatihan ini sangat penting untuk membekali para penghuni gedung dalam merespons kondisi darurat.

“Materi yang kami sampaikan disesuaikan dengan fasilitas yang dimiliki pemohon. Kita ajarkan cara penggunaan hydrant, cara menggunakan APAR, dan sistem proteksi lainnya,” ujarnya di sela kegiatan.

Vikry menegaskan, meski RS Primaya telah memiliki fasilitas proteksi yang cukup lengkap, seperti alarm otomatis dan sistem pemadaman internal, namun peralatan tersebut tidak akan efektif tanpa kesiapan SDM yang mampu mengoperasikannya.

Baca juga:  Bupati Hadiri Milad Penegakan Syariat Islam Ke XXI di Ponpes Azzainiyah Nagrog

“Kita tekankan, pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Ini investasi keselamatan. Percuma ada alat kalau pegawainya tidak tahu cara menggunakannya,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Damkar telah mengusulkan ketentuan pelatihan minimal setahun sekali bersama Damkar dan dua kali pelatihan internal mandiri kepada dunia usaha dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

“Insyaallah tahun ini masuk perda. Dunia usaha harus sadar bahwa pelatihan ini bagian dari investasi keselamatan,” tambahnya.

Baca juga:  RS Primaya Dapat Pelatihan Taktis Damkar Sukabumi, Fokus Gunakan APAR dan Hydrant

Sebagai bagian dari agenda pelatihan, peserta juga mengikuti simulasi evakuasi dan penanganan kebakaran kecil. Dalam simulasi ini, para peserta langsung mempraktikkan penggunaan APAR serta langkah-langkah evakuasi darurat secara tertib dan sistematis.

Melalui kegiatan ini, Damkar berharap kesadaran akan bahaya kebakaran bisa tumbuh di semua sektor, terutama fasilitas publik. Ke depan, pelatihan serupa akan digelar secara berkelanjutan di sekolah, pusat perbelanjaan, kawasan industri, hingga pemukiman padat.

Reporter : Rijal
Editor : Redaksi

Pos terkait