Hidup Memilukan Warga Simpenan Sukabumi yang Tempati Bekas Kandang Domba, Plt Disperkim Langsung Terjun ke Lokasi

FOTO: Plt Disperkim Kabupaten Sukabumi bersama sejumlah pejabat dan Forkopimcam Simpenan saat mengunjungi rumah milik Entin di Desa Loji.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kisah hidup memilukan yang dialami Etin (25) dan ibunya, Ibah (45), warga Desa Loji Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, yang tinggal menempati kandang domba, mendapat perhatian Pemda Kabupaten Sukabumi.

Pada Selasa (26/8/2025) keluarga Etin dikunjungi Plt Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi.

Kehadirannya untuk meninjau langsung kondisi keluarga Etin termasuk menginventaris rencana perbaikan rumahnya yang sudah lama tak ditempati.

Baca juga:  Kisah Pilu Siswi MI Banjaran Surade Sukabumi Ini Tak Semanis Wajahnya

“Kunjungan ini bentuk perhatian dan arahan Pak Bupati. Insya Allah rumah keluarga Etin akan kita perbaiki. Mudah mudahan kedepanya ia tidak tinggal lagi di kandang domba. Rencananya paling cepat bisa dimulai Oktober 2025,” ujar Herdiawan kepada awak media.

Untuk sementara, Etin dan ibunya bisa tinggal dan menempati tenda yang dibangun Dinas Perkim sembari menunggu perbaikan rumahnya selesai..

Baca juga:  Kisah Pilu Ibu Meti, Tetangga Walikota Sukabumi yang Tinggal di WC Umum Selama Enam Tahun

Sementara Camat Simpenan, R Ade Akhsan Bratadiredja saat dihubungi lingkar pena. id menyatakan, bahwa pihaknya bersama pemerintah desa telah melakukan penanganan sehari sebelumnya dengan memberikan bantuan paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya.

“Kami pada hari Senin kemarin bersama unsur Pemdes Loji, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas, TKSK, Puskesos, Kadus, RW, dan RT membantu kebutuhan dasar yang diperlukan dan memberikannya langsung kepada saudari Etin melalui keluarganya,” ujar R Ade.

Baca juga:  Pasca Bencana, BTB Bangun Tiga Jembatan di Desa Ciemas

Ditegaskannya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat akan terus dilanjutkan agar Etin segera mendapatkan hunian yang layak dan kehidupan yang lebih baik.**

Pos terkait