Longsor Tutup Akses Jalan Provinsi di Wilayah Kasepuhan Adat Banten Kidul

FOTO: Petugas gabungan saat evakuasi material tanah di lokasi longsor di Jalan Provinsi, Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jumat (12/9).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Guyuran hujan di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (11/9) malam, memicu terPasiradinya tanah longsor di Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas. Akibatnya material longsor berupa tanah dan batuan menutup sebagian badan jalan penghubung Sukabumi, Jawa Barat dengan Kabupaten Lebak, Banten.

 

Longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB setelah guyuran hujan dengan intensitas tinggi turun sejak sore hari. Dalam kejadiam itu tidak ada korban luka maupun jiwa, namun longsor tersebut selain arus lalu lintas terbanggu juga merusak dua tiang telekomunikasi.

Baca juga:  Hari Ini Longsor dan Banjir Terjadi Dibeberapa Titik di Kabupaten Sukabumi

 

Petugas Penanggulanagn Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansyah, mengatakan meskipun sebagian badan jalan tertutup material llngsoran, tetapi masih bisa dilalui kendaraan dengan sitem buka tutup. “Memang badan jalan tertutup material longsoran berupa tanah, tetapi kendaran bisa melintas dengan cara buka tutup,” ujarnya kepada lingkarpena.id pada Jumat (12/9/2025).

 

Langkah dan upaya penanganan langsung ditangani oleh forkopimcam Cisolok dengan melibatkan personel TNI, Polri, dan perangkat desa bersama Dinas PU Kabupaten Sukabumi serta Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Paparkan Capaian P2WKSS Jabar 2025 Melalui Penilaian Virtual

 

“Petugas masih melakukan pembersihan material longsor. Kami juga imbau warga tetap waspada karena cuaca hujan masih berpotensi memicu longsor susulan,” tambah Andri.

 

Hingga Jumat dini hari, proses pembersihan masih berlangsung. Akses jalan penghubung Sukabumi–Lebak dapat dilalui, namun pengendara diminta berhati-hati karena kondisi jalan licin dan rawan pergerakan tanah.

Baca juga:  Banjir Rendam Puluhan Rumah di Cikidang Sukabumi, Sejumlah KK Mengungsi

Pos terkait