Semarak HUT ke-105, RSUD R Syamsudin SH Gelar Seminar dan Workshop IDGR

FOTO: Seminar Kesehatan dan Workshop IDRG Rumah sakit umum daerah RSUD R Sayamsudin SH, Jumat (26/9/2025).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka HUT ke-105, RSUD R. Syamsudin, S.H., sukses menggelar kegiatan Sarasehan Tata Kelola Rumah Sakit dengan menampilkan dua rangkaian utama. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, 26 September 2025.

Plt rumah sakit Syamsudin SH, H. YanyanRusyandi mengatakan, sarahsehan dan workshop dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah kota sukabumi ini.

Baca juga:  DPPKB Sukabumi bersama BKKBN Jabar dan PT Indonesia Power Kunjungi TPA di Kab Sukabumi

Seminar yang turut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki dan para pakar dan ahli kesehatan ini dengan mengusung tema; “Kepemimpinan Hebat, Kompetensi Kuat, Resep Rumah Sakit di Daerah Hadapi IDRG.”

“Seminar menghadirkan pakar nasional dan praktisi rumah sakit yang berbagi strategi dalam menghadapi penerapan Indonesian Diagnosis Related Group (IDRG),” jelas Yanyan.

Selain seminar pihak rumah sakit Syamsudin juga turut menggelar Workshop IDRG (Indonesia Diagnosis Related Groups). Kegiatan ini yaitu sistem klasifikasi kasus pasien yang digunakan untuk mengelola pembiayaan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Baca juga:  RSUD R. Syamsudin, S.H. Hadirkan Layanan Praktik Psikolog Klinis untuk Masyarakat

Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas rumah sakit dalam koding diagnosis dan prosedur, menyusun tarif, serta mengoptimalkan proses klaim agar sesuai dengan transformasi sistem kesehatan.

Workshop mengambil Tema: “IDRG di Depan Mata: Menata Klaim, Menguatkan Koding, Menjamin Keberlanjutan RS.” Workshop diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung, diskusi interaktif, serta solusi aplikatif untuk penguatan tata kelola.

Baca juga:  Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Kunker ke PLTU Jabar 2, Bahas Isu Strategis

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi, meningkatkan kolaborasi, serta membangun tata kelola rumah sakit yang lebih unggul dan adaptif,” sebutnya.**

Pos terkait