LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi mendampingi BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama PT. Indonesia Power, dalam kunjungan lapangan ke dua lokasi Tempat Penitipan Anak di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan program quick wins dan upaya pengembangan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Dua lokasi yang dikunjungi adalah TPA Tunas Bangsa dan TPA lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kunjungan dilakukan merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Kemendukbangga Jawa Barat dan PT. Indonesia Power pada Juli 2025 lalu. Dan kegiatan itu bertujuan untuk menjajaki potensi pengembangan TPA sebagai bakal dijadikan lokasi Program TAMASYA.
Tujuan lain kegiatan ini untuk membangun komunikasi awal dengan pihak pengelola terkait kemungkinan kerja sama dalam mendukung program ketahanan keluarga dan pemenuhan hak anak.
Dalam pelaksanaan audiensi tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terlibat aktif untuk membantu menjembatani koordinasi antara pihak Kemendukbangga, PT Indonesia Power dan pengelola TPA.
Selain itu, DPPKB memberikan informasi penting terkait kondisi eksisting, kebutuhan, serta peluang kolaborasi dalam penguatan layanan pengasuhan anak.
Ditegaskan Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, bahwa pengembangan TPA tidak hanya soal tempat penitipan anak, melainkan juga strategi jangka panjang untuk mendukung program Bangga Kencana serta percepatan penurunan angka stunting.
“Kami mendukung penuh upaya pengembangan TPA. Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi lintas sektor yang mampu memperkuat ekosistem layanan pengasuhan anak di daerah, khususnya dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing sebagai bagian dari program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.






