RSUD R Syamsudin SH, Peringati Hari Malaria Sedunia “Saatnya Bertindak dari Mulai Hal Kecil”

Gambar Istimewa

LINGKARPENA.ID | Hari Malaria Sedunia yang diperingati setiap tanggal 25 April menjadi momen penting untuk mengingatkan kita semua tentang ancaman malaria dan pentingnya tindakan kolektif untuk mengakhiirinya.

Untuk itu RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi memperingati momen penting ini dan mengajak masyarakat Sukabumi untuk selalu waspada dan meningkatkan kesehatan lingkungan sekitar agar terbebas dari malaria.

Pada momen ini Plt Dirut RSUD R Syamsudin SH, H. Yanyan Rusyandi kembali mengingatkan, penyakit ini masih menjadi ancaman nyata di berbagai wilayah. Meskipun pengobatan dan upaya pencegahan telah mengalami banyak kemajuan, malaria masih merenggut nyawa, terutama di daerah tropis dan subtropis yang minim akses terhadap layanan kesehatan.

Baca juga:  Konferensi PGRI, Bupati Sukabumi: Guru Adalah Agen Perubahan

“Harapan bukanlah ilusi. Dunia bebas malaria bukan mimpi. Dengan investasi lebih besar dalam pencegahan, inovasi penanganan dan kolaborasi global, eliminasi malaria bisa menjadi kenyataan. Untuk itu Tahun ini, tema Hari Malaria Sedunia menekankan pentingnya aksi kolektif dan kesadaran individu untuk bersama-sama menghentikan penyebaran penyakit ini,” ajak Dirut rumah sakit bunut ini.

Baca juga:  Diskominfosan Sukabumi Bimtek Pemanfaatan Aplikasi Kemitraan Media untuk Tingkatkan Transparansi

Menurutnya, pencegahan dimulai dari langkah sederhana: menggunakan kelambu saat tidur, membersihkan genangan air di sekitar rumah yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam setelah bepergian ke daerah endemik. Edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam memutus rantai penularan.

Berdasarkan data WHO, malaria masih menginfeksi ratusan juta orang setiap tahunnya dan membunuh lebih dari 600.000 jiwa-sebagian besar adalah anak-anak di bawah usia lima tahun. Negara-negara dengan beban tertinggi membutuhkan dukungan lebih, baik dari pemerintah maupun komunitas global.

Baca juga:  DKUKM Dorong Sinergi Kewilayahan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat Kabupaten Sukabumi

“Mari kita menjadi bagian dari gerakan ini. Karena untuk mengakhiri malaria, dibutuhkan partisipasi kita semua. Mulailah hari ini, dari hal kecil, untuk masa depan yang lebih sehat,” singkatnya.**

Pos terkait