KPSPAMS Cisalaka Wujudkan Akses Air Merata untuk Warga, Kontribusi Nyata ke PADes

FOTO: Mata air Legok Pinding, yang terletak di kaki Gunung Salak. Mata air alami ini menjadi sumber kehidupan utama yang dikelola secara gotong royong oleh warga melalui KPSPAMS.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) Cisalaka yang berdomisili di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, kini telah berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hingga saat ini sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) dari tiga desa di Kecamatan Tamansari telah menikmati layanan air bersih yang bersumber dari mata air Legok Pinding, yang terletak di kaki Gunung Salak. Mata air alami ini menjadi sumber kehidupan utama yang dikelola secara gotong royong oleh warga melalui KPSPAMS.

Sebelum ada pengelolaan berbasis masyarakat, akses air bersih belum bisa dinikmati secara adil. Hanya warga yang memiliki kekuatan finansial dan pengaruh sosial yang lebih mudah mendapatkan layanan air.

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat kecil sering mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kini, melalui KPSPAMS Cisalaka, akses air bersih bisa lebih merata. Tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu, melainkan bisa dirasakan oleh semua warga tanpa terkecuali.

Public Relationship KPSPAMS Cisalaka, Asep Suryana, menegaskan, bahwa perubahan ini adalah bentuk nyata dari pengabdian.

“Alhamdulillah, dengan memanfaatkan mata air Legok Pinding di kaki Gunung Salak, KPSPAMS Cisalaka sudah membantu 200 KK di tiga desa. Kami percaya, pengabdian terbaik adalah ketika masyarakat merasakan langsung hasilnya,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, KPSPAMS Cisalaka juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Desa (PADes) Sukajaya. Dengan adanya pengelolaan yang transparan, sebagian hasil dari layanan air bersih masuk ke kas desa sebagai bentuk keberlanjutan dan penguatan ekonomi lokal.

Pengelolaan KPSPAMS Cisalaka mendapat dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga.

KPSPAMS dijalankan dengan prinsip dari oleh dan untuk masyarakat, menjunjung transparansi, akuntabilitas, dan gotong royong.

Ke depan, KPSPAMS Cisalaka menargetkan peningkatan kapasitas pelayanan, perluasan jaringan distribusi, serta memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air di kaki Gunung Salak.(red)

Pos terkait