LINGKARPENA.ID | Gebrakan baru dari selatan Jawa Barat siap menggema! Ajang tahunan Aksara 3 (Ajang Kreativitas Seni, Bahasa, dan Olahraga) tahun ini hadir dengan format yang lebih luas, semangat yang lebih kolaboratif, serta jangkauan peserta yang lebih besar melibatkan pelajar dari seluruh wilayah Jawa Barat. Kegiatan bergengsi ini akan digelar pada 22 Oktober 2025 di STKIP Bina Mutiara Sukabumi Kampus II Surade, dan diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SLTP hingga SLTA se-Jawa Barat.
Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, Aksara 3 tahun 2025 menjadi istimewa karena sepenuhnya diinisiasi oleh seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) internal STKIP Bina Mutiara Sukabumi Kampus II Surade. Kolaborasi lintas organisasi ini menjadi bukti nyata sinergi mahasiswa dalam menciptakan ruang aktualisasi dan kompetisi yang positif bagi para pelajar, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam pengembangan kreativitas dan karakter generasi muda di daerah.
Dengan mengusung tema besar “Berbudaya dalam Aksi Bersama Meraih Prestasi”, kegiatan Aksara 3 berupaya menumbuhkan semangat berkarya, sportivitas, serta kebersamaan antarpelajar melalui berbagai cabang lomba yang mencerminkan keanekaragaman potensi dan bakat peserta. Adapun cabang yang akan diperlombakan meliputi:
1. Seni Tari Kreasi
2. Seni Vokal
3. Defile Budaya
4. Futsal (Putra/Putri)
5. Volleyball (Putra/Putri)
6. Badminton
7. GTK (Gelar Tangkas Kepramukaan)
8. Lintas Alam
Kombinasi antara seni, budaya, dan olahraga ini menjadi fondasi penting dalam upaya menghadirkan wadah yang tidak hanya menonjolkan sisi kompetisi, tetapi juga memperkuat nilai karakter, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat Jawa Barat.
Ketua Pelaksana Aksara 3, Akbar Maulana, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata mahasiswa dalam memperluas dampak positif pendidikan dan kreativitas di wilayah selatan Jawa Barat.
“Aksara 3 adalah bukti bahwa mahasiswa Surade mampu menghadirkan kegiatan besar yang inklusif dan berbudaya. Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai momentum kebersamaan dan wadah bagi pelajar untuk berprestasi melalui seni, olahraga, dan semangat kebangsaan,”
ujarnya
Menurut Akbar, keberhasilan penyelenggaraan Aksara 3 tidak lepas dari kolaborasi antar lembaga kemahasiswaan yang memiliki komitmen tinggi dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang inspiratif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga fasilitator bagi pelajar dalam mengembangkan bakat serta memperkuat semangat kebersamaan antar generasi muda.
Sementara itu, Ketua BEM STKIP Bina Mutiara Sukabumi Kampus II Surade, Reza Malik Sofa, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang tahunan, tetapi merupakan gerakan kolaboratif yang berangkat dari semangat mahasiswa untuk membangun pendidikan yang hidup dan menginspirasi.
“Aksara 3 bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan wujud nyata semangat mahasiswa dalam menghadirkan perubahan melalui karya dan kolaborasi. Inisiasi dari seluruh ORMAWA internal STKIP Bina Mutiara Kampus II Surade ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu melahirkan gerakan yang berbudaya, kreatif, dan berdampak bagi pelajar se-Jawa Barat. Dengan mengusung tema ‘Berbudaya dalam Aksi Bersama Meraih Prestasi’, kami ingin menegaskan bahwa prestasi sejati tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari ruang-ruang kreativitas, seperti halnya Aksara—tempat di mana mahasiswa dan pelajar bersatu, menghargai proses, menumbuhkan budaya, dan melangkah bersama menuju perubahan yang menyala dari Surade untuk Jawa Barat,”tegasnya
Lebih jauh, Reza juga menekankan bahwa Aksara 3 merupakan representasi dari semangat mahasiswa untuk menggerakkan perubahan melalui budaya dan kreativitas lokal. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi tonggak penting dalam membangun jaringan sinergis antara mahasiswa, pelajar, dan lembaga pendidikan di Jawa Barat, khususnya di wilayah selatan yang dikenal kaya akan potensi dan semangat gotong royong.
Dengan semangat kebersamaan, budaya, dan prestasi, Aksara 3 diharapkan mampu menjadi simbol kebangkitan kreativitas pelajar Jawa Barat serta mempertegas peran mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan di bidang pendidikan, seni, dan olahraga. Lebih dari sekadar perlombaan, Aksara 3 menjadi perwujudan nyata bahwa dari Surade, suara dan semangat muda dapat bergema ke seluruh penjuru Jawa Barat—menyulut api inspirasi untuk terus berbudaya dalam aksi dan berprestasi dalam kolaborasi.






