Lewat Program Bangga Kencana, Zainul Munasichin Dorong Kesadaran Gizi dan Pola Asuh Positif di Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Kantor Desa Caringin, Kabupaten Sukabumi, jadi lokasi digelarnya Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja, Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini menggandeng Komisi IX DPR RI bareng BKKBN Jawa Barat buat memperkuat pemahaman masyarakat soal pentingnya keluarga berencana, tumbuh kembang anak, dan peran keluarga dalam pembangunan bangsa.

Acara dihadiri berbagai pihak, mulai dari mitra kerja Komisi IX DPR RI, BKKBN Provinsi Jawa Barat, OPD daerah, UPTD kesehatan, sampai warga Desa Caringin.

Kapoksi Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, mengatakan kalau keluarga adalah pondasi utama negara. “Kalau keluarga sehat, baik, dan sejahtera, maka Indonesia juga akan jadi bangsa yang sehat, baik, dan sejahtera,” ujarnya.

Baca juga:  Zainul Munasichin, Kembali Sambangi Korban Bencana Sukabumi Berikan Bantuan Pakaian dan Peralatan Sekolah

Zainul juga menyinggung peran pesantren dan lembaga keagamaan dalam mendukung program KB. Ia menegaskan, KB bukan soal membatasi kelahiran, tapi mengatur agar keluarga bisa tumbuh sejahtera dan berkualitas.

Di kesempatan yang sama, Bambang Dwi Nugroho, menyoroti pentingnya afirmasi positif untuk anak sejak usia dini. “Gelombang otak anak di usia dini masih sangat kuat. Jadi, ucapan positif dari orang tua bisa jadi doa dan membentuk karakter anak di masa depan,” katanya.

Baca juga:  Wapres, Pemerintah Perbanyak BWM Permudah Akses Permodalan Masyarakat

Bambang juga mengingatkan pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga 1000 hari pertama kehidupan (HPK) anak. Ia bilang, kebutuhan gizi bisa dipenuhi dari bahan pangan lokal seperti telur dan sumber protein sederhana lainnya.

Sementara itu, Feri Budiman, menjelaskan perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan anak. Ia menegaskan bahwa masa 1000 HPK merupakan periode emas yang menentukan masa depan anak.

“Nutrisi yang tepat dan stimulasi sensorik yang baik akan berdampak besar terhadap kecerdasan dan kesehatan anak,” jelasnya.

Baca juga:  DPPKB Sukabumi Perkuat Peran Kader Desa, Dorong Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Feri juga mengingatkan pentingnya peran kader TPK dan Posyandu buat mengawal ibu hamil dan memantau tumbuh kembang anak biar terhindar dari risiko stunting.

“Keluarga harus peka terhadap respons anak, baik verbal maupun sosial, supaya perkembangan anak bisa terpantau sejak dini,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan bisa memperkuat kesadaran masyarakat soal pentingnya perencanaan keluarga, pola asuh positif, dan pemenuhan gizi anak.

DPR RI bareng BKKBN optimistis Program Bangga Kencana bakal terus jalan efektif demi mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Editor : Redaksi

Pos terkait