LINGKARPENA.ID | Timbulan sampah di DKI Jakarta terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas kota yang padat. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), total sampah di Ibu Kota mencapai sekitar 3,17 juta ton per tahun atau 8.664 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sampah plastik menyumbang hampir 23 persen, menjadikannya ancaman serius bagi lingkungan.
Menanggapi kondisi itu, SCG Indonesia menggelar kegiatan ESG Fun Walk 2025, aksi jalan santai sambil memungut sampah di kawasan Bundaran HI–Dukuh Atas, Jakarta, pada 2 November 2025. Aksi ini diikuti sekitar 550 peserta, terdiri dari pegawai SCG dari berbagai lini bisnis serta komunitas pemerhati lingkungan.
Melalui kegiatan ini, peserta berhasil mengumpulkan lebih dari 218 kilogram sampah perkotaan, mulai dari plastik, kertas, hingga residu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SCG memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan pegawai sekaligus mendukung program pengelolaan sampah terpadu Pemprov DKI Jakarta.
“Transformasi menuju industri berkelanjutan harus dimulai dari dalam perusahaan,” ujar Pattaraphon Charttongkum, President Director PT SCG Indonesia, dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11/2025).
Kolaborasi dengan Komunitas Trash Ranger
Dalam kegiatan ini, SCG berkolaborasi dengan Trash Ranger Indonesia, komunitas yang aktif mengampanyekan pengelolaan sampah berkelanjutan. Bersama komunitas tersebut, SCG menghadirkan sesi “Edukasi Pilah Sampah” untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai cara memilah sampah dengan benar dan mudah diterapkan di rumah.
“Gerakan kecil seperti ini mungkin tampak sederhana, tapi kalau dilakukan bersama, dampaknya besar,” ujar Dimas Dwi Pangestu, Founder Trash Ranger Indonesia.
“Masalah lingkungan adalah seni bertanggung jawab pada diri sendiri. Kesadaran bisa dipupuk dan kebiasaan baik bisa dimulai dari rumah,” tambahnya.
Kolaborasi ini disebut sejalan dengan prinsip Public–Private–People Partnership (PPPP), yang menekankan pentingnya sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menariknya, sampah yang terkumpul dari kegiatan ESG Fun Walk 2025 akan diolah menjadi instalasi seni (art installation) yang akan dipamerkan dalam acara ESG Symposium 2025 Indonesia pada 2 Desember 2025 di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta.
Simposium tahunan bertema “Decarbonizing for Our Sustainable Tomorrow” ini menjadi ajang kolaborasi lintas sektor untuk membahas isu dekarbonisasi, ekonomi sirkular, dan pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, SCG ingin menunjukkan komitmennya terhadap transisi industri hijau serta mendorong gaya hidup ramah lingkungan di kalangan pegawai dan masyarakat luas. (*)






