Penumpang Travel Sukabumi Ditemukan Meninggal Dalam Mobil, Polisi Lakukan Penyelidikan

LINGKARPENA.ID | Kabar meninggalnya seorang penumpang perempuan di dalam mobil travel jenis Toyota Avanza bernomor polisi F 1869 SZ sempat menghebohkan warga dan ramai dibagikan di sejumlah grup WhatsApp wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/11/2025).

 

Dalam unggahan tersebut, semula disebutkan bahwa korban bernama Yuke Yusilawati (25), warga Kampung Margamulya RT 001/002, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Namun informasi itu kemudian diklarifikasi oleh pihak pemerintah desa setempat.

Baca juga:  Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Pantai Selatan Sukabumi

 

Kepala Desa Sidamulya, Henda, saat dikonfirmasi Lingkarpena.id membantah bahwa korban merupakan warganya.

 

“Korban bukan warga Desa Sidamulya. Kebetulan dia masih kerabat saya, tapi hanya satu mobil dengan korban dan bertemu di jalan,” jelas Henda, Sabtu (8/11/2025) malam.

 

Kapolsek Cikidang, AKP Hotben Sianturi, S.H., membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan di dalam kendaraan travel tersebut. Ia menyebutkan, korban meninggal dunia saat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Parungkuda.

Baca juga:  Warga Ciemas Sukabumi Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

 

“Korban meninggal di dalam mobil travel dalam perjalanan Jakarta–Parungkuda. Pengemudi kemudian membawa korban ke Mapolsek Cikidang,” ujar AKP Hotben kepada Lingkar Pena ID.

 

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, identitas korban akhirnya diketahui bernama Risnawati (40), warga RT 001/008, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

 

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk dilakukan pemeriksaan medis. Pihak Satreskrim Polres Sukabumi masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Baca juga:  Mayat Membusuk Ditemukan Warga Sukabumi, Kapolsek Cibadak: Begini Kronologinya

 

“Korban sekarang berada di RS Sekarwangi, dan kasusnya sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Sukabumi. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pastinya,” pungkas AKP Hotben.

Pos terkait