LINGKARPENA.ID | Dalam upaya meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang fashion dan konfeksi, Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) Kabupaten Sukabumi menggelar Workshop Praktik Sablon di Palabuhanratu, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh para pengusaha muda konfeksi yang antusias dan penuh semangat untuk mengembangkan keterampilan, membangun merek lokal, serta memperluas pasar.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro (PPUM) DKUKM Kabupaten Sukabumi, Virli Virliana, yang hadir mewakili Kepala Dinas, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Virli menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghasilkan produk yang memiliki ciri khas daerah.
“Kami berharap pelaku UMKM konfeksi mampu menciptakan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mencerminkan identitas lokal. Dengan begitu, produk kita bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Virli.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber profesional dari berbagai bidang, termasuk master trainer dan digital entrepreneur. Mereka memberikan materi mengenai teknik sablon, desain kreatif, hingga strategi digital untuk membangun brand lokal yang kuat.
Salah satu narasumber, Agung Nugraha, selaku owner CEPI Golden Jaya Abadi Sukses, membagikan pengalaman dan strategi dalam proses produksi agar UMKM konfeksi mampu menghasilkan produk yang kompetitif di pasar.
Melalui kombinasi teori dan praktik, para peserta semakin percaya diri dalam menciptakan produk yang kreatif, inovatif, dan bernilai jual tinggi.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata DKUKM Kabupaten Sukabumi dalam mendorong UMKM konfeksi di wilayah Palabuhanratu untuk naik kelas dan siap bersaing di era digital.
“UMKM kreatif, inovatif, dan naik kelas adalah kunci penggerak ekonomi lokal,” tutup Virli.






