LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah milik warga bernama Suja’i di Kampung Cipanas RT 017 RW 007, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, mengalami kebakaran pada Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 10.48 WIB. Peristiwa ini terjadi diduga akibat motor yang dihidupkan di dalam kamar, kemudian terjadi korsleting listrik hingga memicu api yang menjalar ke bagian ruangan lainnya.
Danton Pos II Damkar Kalapanunggal, Remon, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa api pertama kali muncul dari kamar tempat motor dinyalakan.
“Informasi awal yang kami terima, motor dinyalakan di dalam kamar dan terjadi dugaan korsleting pada bagian kelistrikan motor. Api kemudian dengan cepat menjalar ke area kamar,” ujar Remon kepada lingkar pena. id, Jumat ( 14/11/2025 ).
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, bagian rumah mengalami kerusakan, dan nilai kerugian masih dalam pendataan.
Petugas Damkar Pos II Kalapanunggal bersama unsur desa, P2BK, MP Kabandungan, serta masyarakat sekitar turut membantu proses penanganan dan pendinginan lokasi kebakaran.
Remon memastikan upaya pemadaman berjalan lancar dan api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain.
“Alhamdulillah api cepat kami kendalikan sehingga tidak merusak seluruh bangunan. Bangunan rumah berhasil diselamatkan dari potensi kebakaran lebih besar,” jelasnya.
Imbauan Danton Damkar
Dalam kesempatan tersebut, Remon kembali mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan aspek keselamatan dalam rumah, terutama terkait penggunaan peralatan yang memiliki risiko kebakaran.
“Kami mengimbau warga agar tidak menyalakan motor atau menyimpan bahan yang mudah terbakar di dalam rumah. Perhatikan instalasi listrik dan hindari aktivitas yang dapat memicu korsleting. Kebakaran seperti ini sebenarnya bisa dicegah,” tegas Remon.
Cuaca di lokasi saat kejadian dilaporkan dalam kondisi mendung, namun tidak menghambat upaya penanganan.
Pihak Damkar juga mengingatkan warga untuk segera menghubungi petugas pemadam kebakaran jika melihat potensi kebakaran, agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.






