H. Dadang Hermawan Apresiasi Teater Pulau Megalodon, Dorong Gunungsungging Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan

LINGKARPENA.ID | Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) VI, H. Dadang Hermawan, menghadiri pertunjukan teater Pulau Megalodon yang digelar di kawasan Goa Megalodon, Kampung Cigintung, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/5/2026).

 

Pertunjukan yang mengangkat sejarah, budaya, dan pesan pelestarian lingkungan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari H. Dadang Hermawan. Menurutnya, karya seni yang ditampilkan merupakan bentuk kolaborasi luar biasa antara kearifan lokal dan budaya masyarakat Sukabumi Selatan.

 

“Luar biasa, ini kolaborasi antara kearifan lokal dan budaya yang ada di kita, khususnya Sukabumi Selatan, sehingga menghasilkan sebuah karya yang luar biasa dari perjalanan masa lalu dan melahirkan seni budaya asli yang menjadi identitas masyarakat Sukabumi Selatan,” ujar Dadang.

 

Ia menilai, pertunjukan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang kuat mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup, terutama kawasan pesisir dan ekosistem laut yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat selatan Sukabumi.

Baca juga:  Kolaborasi Pemkab Purwakarta Bersama TNI Padukan Gempungan Dengan Program TMMD ke 113

 

“Ini sangat berkesan sekali karena ada kesan dan pesan yang tersampaikan terkait kerusakan alam yang ada di sekitar pesisir pantai maupun ekosistem laut. Seni budaya seperti ini mampu menjadi media edukasi yang efektif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

 

Sebagai putra daerah yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif, Dadang mengaku memiliki komitmen untuk terus mendorong kemajuan sektor pariwisata berbasis budaya dan sejarah di wilayah Sukabumi Selatan. Terlebih, Desa Gunungsungging saat ini telah mendapat status sebagai desa wisata maju dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Dadang Hermawan Salurkan Bantuan Sarana Belajar Mengaji

 

“Gunungsungging mendapat status sebagai desa wisata maju di Kabupaten Sukabumi. Bahkan menjadi satu-satunya wilayah di Sukabumi yang memiliki kisah sejarah tentang Megalodon. Ini menjadi penguat identitas budaya yang kita miliki dan akan berdampak positif terhadap perkembangan destinasi wisata lainnya di Sukabumi Selatan,” ungkapnya.

 

Menurut Dadang, pelestarian budaya memiliki hubungan erat dengan upaya menjaga lingkungan. Nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun mampu menjadi benteng dalam menjaga hutan, mata air, dan sumber daya alam lainnya agar tetap lestari.

 

“Dengan budayalah kita bisa menjaga kearifan lokal, menjaga hutan, menjaga mata air. Apalagi hari ini kita sudah berhasil mencetuskan Peraturan Daerah tentang Patanjala yang bertujuan menguatkan upaya pelestarian lingkungan, hutan, mata air, sekaligus menjaga budaya yang ada di masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:  Kehadiran Dua Politisi PKB di Acara Pembukaan Porseni Menyita Perhatian

 

Ia berharap keberadaan Goa Megalodon beserta narasi sejarah yang menyertainya dapat terus dikembangkan sebagai destinasi edukasi, penelitian, dan wisata budaya yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

 

“Dengan budayalah kita bisa menjaga lingkungan tetap tertib dan lestari. Sehingga kawasan ini tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan penelusuran sejarah bagi anak cucu kita di masa depan,” pungkasnya.

 

Pertunjukan teater Pulau Megalodon menjadi salah satu upaya kreatif masyarakat dalam mengangkat potensi sejarah dan budaya lokal. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat posisi Desa Gunungsungging sebagai destinasi wisata berbasis budaya, sejarah, dan konservasi lingkungan yang memiliki daya tarik khas di Sukabumi Selatan.(adv).

Pos terkait