Mahasiswa HMI Sukabumi Gelar Aksi di DPRD, Sampaikan 5 Tuntutan

LINGKARPENA.ID | Puluhan massa aksi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (13/7/2026). Aksi tersebut dimulai sejak pukul 09.30 WIB berlangsung tertib, aman dan kondusif hingga selesai.

 

Kedatangan massa aksi disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar. Seluruh mahasiswa yang hadir dipersilakan masuk ke dalam gedung DPRD untuk mengawal proses penandatanganan surat rekomendasi terkait tuntutan yang dibawa.

 

Dalam aksinya, mahasiswa membawa lima poin tuntutan utama yang disampaikan kepada wakil rakyat adalah:

Baca juga:  DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Penyelesaian Status Tanah Kampung Puncak Ceuri

 

1. Evaluasi total program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih)

2. Stabilisasi nilai tukar Rupiah

3. Turunkan harga BBM Non Subsidi (Bahan Bakar Minyak)

4. Tolak Undang-Undang problematik UU TNI/Polri

5. Sahkan RUU Perampasan Aset.

 

Ketua Umum HMI Cabang Sukabumi, Ade Roni Ronaldo menegaskan aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam membela kepentingan rakyat.

 

“Aksi ini merupakan komitmen nyata kami dalam mengawal isu kemahasiswaan dan masyarakat,” jelas Ade Roni.

Baca juga:  Berbagi Keberkahan Salurkan Daging, YBM PLN UP3 untuk Sesama

 

“HMI akan terus konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial dan memastikan setiap kebijakan yang dilahirkan oleh pemerintah maupun legislatif benar-benar berpihak pada kebutuhan serta kesejahteraan warga Sukabumi,” timpalnya.

 

Sementara itu menanggapi tuntutan para mahasiswa, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, menyatakan komitmennya untuk mengakomodir seluruh aspirasi yang disampaikan kader HMI.

 

“Kami berkomitmen untuk mengakomodir semua tuntutan dari rekan-rekan mahasiswa. Berita acaranya akan segera kami buatkan, dengan estimasi pengerjaan kurang lebih 1 hingga 2 hari kerja. Setelah selesai, hal ini akan segera diinformasikan kembali,” ujar Budi Azhar di hadapan massa aksi.

Baca juga:  Wabup Sukabumi Hadiri Rakor MBG Regional DKI Jakarta, Banten dan Jabar

 

Setelah dilakukan proses penandatanganan surat rekomendasi dan tercapainya kesepakatan bersama, puluhan mahasiswa akhirnya membubarkan diri secara tertib.

 

Pihak keamanan yang berjaga di lokasi juga mengapresiasi kedewasaan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Hingga akhir acara, situasi tetap kondusif.

 

Aksi HMI ini menjadi salah satu bentuk dialog antara mahasiswa dan legislatif di Sukabumi dalam mengawal isu-isu kebijakan publik yang dinilai berdampak langsung pada masyarakat.(*)

Pos terkait