Bupati Sukabumi Hadiri Pelantikan dan Deklarasi PKPP Pajampangan

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri acara Pelantikan dan Deklarasi Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Pajampangan (PKPP) yang digelar di Resto Alif Cibuaya, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025).

 

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra Taopik Guntur, Fraksi Golkar Ujang Rochmi, Fraksi Demokrat Aris, Fraksi PPP Andri Hidayana, para camat se-Wilayah VI Pajampangan, Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua Umum YFSBBP H. Isep Dadang Sukmana, Ketua Parade Kabupaten Sukabumi, para kepala desa se-Wilayah VI Pajampangan, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga:  Melalui Program Rutilahu, Pemdes Sukadamai Ucapkan Terima Kasih Kepada Dua Dinas Ini

 

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PKPP yang baru saja dilantik, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

 

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan komitmen dan amanat untuk menjalankan tugas dan fungsi dalam memajukan desa-desa di wilayah Pajampangan,” ujar Asep Japar.

 

Menurutnya, PKPP diharapkan menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat koordinasi, harmonisasi, dan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah kabupaten.

 

“Ujung tombak pelayanan publik itu ada di desa. Karena itu, saya berpesan agar terus menjaga harmonisasi dan sinergi. Pemerintah desa harus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan pemerintah kabupaten. Jangan ada ego sektoral, kita harus berjalan selaras demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” tegasnya.

Baca juga:  DKUKM Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Haki kepada Pelaku UMKM

 

Asep Japar juga menekankan pentingnya kekompakan antar kepala desa di wilayah Pajampangan.

 

“Desa harus kompak untuk memajukan Pajampangan. Ketika para kepala desa tidak saling siku-menyiku, Jampang ke depan pasti akan maju,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua PKPP Surahman dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan PKPP tidak dilandasi kepentingan sempit maupun perbedaan afiliasi organisasi.

 

“PKPP dibentuk tanpa kepentingan yang tidak terukur dan tidak terhalangi oleh perbedaan organisasi. Kawan-kawan sudah sepakat, di Pajampangan, jika ada yang berafiliasi dengan APDESI atau organisasi lain, silakan. Kami tidak akan menghalangi,” ujarnya.

 

Namun demikian, Surahman menegaskan bahwa ketika menyangkut kepentingan wilayah, seluruh anggota PKPP memiliki satu identitas yang sama.

Baca juga:  Dinas PU Sukabumi Siapkan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Ahmad Yani

 

“Kalau berbicara kepentingan Pajampangan, kita adalah orang Jampang,” katanya.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar PKPP dapat diakui secara kelembagaan dan menjadi bagian dari organisasi yang berkontribusi nyata bagi daerah.

 

“Kami ingin setelah deklarasi ini, pertama kami diakui bahwa PKPP itu ada. Kedua, kami ingin dianggap sebagai bagian dari organisasi yang sah. Kami adalah orang Jampang yang siap membentengi Pajampangan dari pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

 

Dengan deklarasi dan pelantikan ini, PKPP diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu kepala desa dan perangkat desa di wilayah Pajampangan dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas daerah.

 

Pos terkait