Mayat Pria Diduga Korban Laka Laut Sawarna Ditemukan di Pantai Cibuaya Sukabumi

FOTO: Petugas gabungan TNI AL Pos Ujunggenteng bersama masyarakat nelayan saat evakuasi mayat yang diduga menjadi korban laka laut yang ditemukan di Pantai Cibuaya Kecamatan Ciracap, Selasa (20/1) sore. [dok. anggota Pos AL Ujunggenteng.]

LINGKARPENA.ID | Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki diduga korban kecelakaan laut (laka laut) ditemukan mengapung di perairan Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/1/2026) sore.

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 17.00 WIB kepada Pos TNI AL (Posal) Ujunggenteng. Mendapat laporan itu, personel Posal Ujunggenteng langsung berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk melakukan pencarian dan evakuasi di laut.

Komandan TNI AL Pos Ujunggenteng, Lettu Laut (P) Andri Kurniawan, menjelaskan bahwa jasad korban sempat terlihat mengapung dan terbawa arus ke arah tengah laut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Baca juga:  Akibat Cuaca Ekstrem, Rumah Lansia 70 Tahun di Kecamatan Cidadap Ambruk

“Setelah menerima laporan dari warga, kami segera berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk melakukan penyisiran ke tengah laut menggunakan perahu nelayan. Jasad korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke darat di Pantai Cibuaya,” ujar Lettu Laut Andri

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Salman Abdul Latif (20), berjenis kelamin laki-laki, beralamat di Asem RT 014/04, Kebon Pala, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Korban diduga merupakan korban laka laut yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pantai Goa Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten.

Baca juga:  Bencana Kembali Terjadi di Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Setelah proses evakuasi, Posal Ujunggenteng kemudian melakukan koordinasi lanjutan dengan unsur Tim SAR, BPBD, dan KKP untuk penanganan lebih lanjut.

“Selanjutnya korban dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Jampang guna keperluan otopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut,” tambah Lettu Laut Andri

Pihak TNI AL Pos Ujunggenteng mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan dan nelayan, agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut, mengingat kondisi cuaca dan gelombang di wilayah perairan selatan Jawa yang kerap berubah secara tiba-tiba.

Baca juga:  Laka Tunggal di Purabaya, Pikap Terjun ke Jurang, Diduga Sopir Mengantuk

“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi imbauan petugas, serta tidak memaksakan aktivitas di laut apabila gelombang tinggi demi keselamatan bersama,” tegas Lettu Andri

Hingga saat ini, aparat terkait masih melakukan pendalaman dan koordinasi lintas wilayah guna memastikan keterkaitan korban dengan insiden laka laut yang terjadi di Pantai Sawarna, Banten.

Pos terkait