LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Selasa (3/2/2026) siang mengakibatkan banjir di Kecamatan Cikidang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Kampung Cihanjawar, RW 004 dan RW 007, Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, banjir terjadi akibat luapan air setelah hujan deras turun secara tiba-tiba. Air meluap ke area permukiman warga dan menggenangi sejumlah rumah.
Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan bahwa dampak banjir tersebut menyebabkan sedikitnya tujuh kepala keluarga (KK) terdampak, dengan rumah warga terendam air.
“Hujan deras yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke permukiman warga di Kampung Cihanjawar. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar tujuh rumah warga terdampak genangan,” ujar Daeng Sutisna.
Ia menambahkan, setelah menerima laporan kejadian, BPBD Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pemantauan dan koordinasi dengan aparat desa serta pihak terkait guna memastikan kondisi warga dan lingkungan pascakejadian.
“Kami terus melakukan monitoring di lapangan dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat. Saat ini fokus utama adalah memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun,” jelasnya.
Daeng Sutisna juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan ke BPBD atau aparat setempat,” pungkasnya.
Hingga laporan ini disampaikan pada pukul 19.30 WIB, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Situasi di lokasi terpantau berangsur kondusif, sementara BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan secara berkala.






