Lima Rumah di Cisolok Ludes Terbakar, Damkar: Diduga Akibat Korsleting Listrik

LINGKARPENA.ID | Sedikitnya lima unit rumah warga di Kampung Pajagan RT 02/09, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu (27/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik dari instalasi menuju kabel KWh.

 

Api pertama kali diketahui oleh salah seorang pemilik rumah yang melihat kepulan asap disertai kobaran api dari bagian atap bangunan. Warga sekitar kemudian berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan air dari saluran irigasi sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

 

Komandan Pos Damkar Palabuhanratu, Aceng Ismail, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam beserta sembilan personel setelah menerima laporan dari warga.

Baca juga:  Dua Remaja Tertemper Kereta Api di Gandasoli, KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Disiplin Berlalulintas di Perlintasan Sebidang

 

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dengan dua unit mobil pemadam dan sembilan personel. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB sehingga tidak merembet ke rumah lainnya,” ujar Aceng kepada Lingkarpena.id Sabtu (27/6).

 

Lima rumah yang terdampak masing-masing milik Holil (30), Pupun (63), Ustad Darna (45), Ajo (70), dan Yogi (36). Selain menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, kebakaran juga menghanguskan satu unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Baca juga:  Polres Sukabumi Autopsi Jenazah Pelajar yang Diduga Tenggelam Saat Kegiatan MPLS

 

Aceng menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada instalasi kabel menuju KWh. Nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp450 juta, meski angka pasti masih dalam proses pendataan.

 

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen bersama unsur terkait untuk mendata dampak bencana sekaligus kebutuhan mendesak para korban.

 

“Seluruh rumah mengalami kerusakan berat sehingga penghuni kehilangan tempat tinggal. Saat ini kebutuhan yang paling mendesak berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, terpal, kasur, peralatan dapur, dan tenda pengungsian. Pendataan masih terus kami lakukan untuk penanganan lanjutan,” kata Andri.

Baca juga:  Perusahaan Semen SCG Bantah Pernyataan Walhi Jabar, Termasuk Dalang Bencana Alam Sukabumi

 

Selain Damkar Pos Palabuhanratu dan P2BK Cisolok, penanganan kebakaran juga melibatkan unsur Forkopimcam Cisolok, PLN, Polsek Karangpapak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, perangkat Desa Cikahuripan, serta masyarakat setempat.

 

Petugas mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting, terutama pada instalasi yang sudah berusia lama atau mengalami kerusakan. (adv).

Pos terkait