LINGKARPENA.ID | Seekor ular sanca menggegerkan warga Kampung Gadog RT 02/13, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (18/2/2026) pagi. Ular tersebut ditemukan berada di bagian atap rumah warga sehingga memicu kekhawatiran penghuni rumah dan warga sekitar.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh warga bernama Muhammad Ali Ma’rup kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Pos Palabuhanratu. Laporan diterima pada pukul 05.13 WIB.
Petugas Damkar yang dipimpin Aceng Ismail selaku Komandan Regu (Danton I) langsung bergerak menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 05.23 WIB dan segera melakukan penanganan.
“Begitu kami menerima informasi, tim langsung meluncur ke lokasi. Ular terlihat berada di atap rumah, sehingga warga takut kalau turun ke dalam rumah atau menyerang,” kata Aceng Ismail.
Menurutnya, evakuasi dilakukan dengan prosedur animal rescue untuk memastikan keselamatan warga dan petugas. Proses penanganan berjalan lancar hingga ular berhasil diamankan.
“Alhamdulillah evakuasi berjalan aman. Tidak ada korban, dan tidak ada kerusakan. Ular berhasil kami amankan,” ujarnya.
Penanganan selesai sekitar pukul 05.47 WIB. Dalam operasi tersebut, Damkar Palabuhanratu menerjunkan empat personel, yakni Aceng Ismail, Sukandi, Ajang Ak, dan Den Dinar.
Aceng mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri saat menemukan ular atau hewan liar lainnya, karena dapat membahayakan keselamatan.
“Kalau ada kejadian seperti ini, warga sebaiknya jangan menangkap sendiri. Segera lapor ke Damkar agar bisa ditangani dengan aman,” pungkasnya.
Hingga penanganan selesai, seluruh petugas dilaporkan dalam kondisi selamat dan situasi di lokasi kembali kondusif.(adv).






