Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kantong Kresek di Kebun Warga Parungkuda

LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Cipanggulaan RT 004/001, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diletakkan di dalam kantong kresek berwarna hitam, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

 

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Apen (53), buruh harian lepas, warga Kampung Babakan Jampang, Desa Ambar Jaya, Kecamatan Ciambar. Saat itu, Apen hendak berangkat kerja dan melintasi jalan setapak di area kebun warga.

 

Di dekat sebuah pohon, ia melihat kantong kresek hitam yang tampak mencurigakan. Karena merasa ragu dan khawatir, Apen tidak langsung membukanya. Ia kemudian memanggil rekannya, Enjang, untuk bersama-sama memeriksa isi kantong tersebut.

Baca juga:  Atap Bangunan Laboratorium SMPN 2 Simpenen Sukabumi Ambruk, Segini Kerugiannya

 

Setelah dibuka, keduanya terkejut mendapati seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan berada di dalamnya dalam kondisi masih hidup. Mereka segera melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat, Dadan, serta warga sekitar.

 

Bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Parungkuda untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi bayi dalam keadaan normal.

Baca juga:  Kapolres Sukabumi Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba

 

Adapun ciri-ciri bayi tersebut yakni berjenis kelamin laki-laki, dengan berat badan 2,9 kilogram dan panjang badan 50 sentimeter.

 

Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, S.H., membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

 

“Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Saat ini bayi dalam kondisi sehat dan masih menjalani perawatan medis,” ujar AKP Erman kepada lingkarpena. id, Senin ( 2/3/2026 ).

Baca juga:  RM Parantina Jalur Sukabumi Terbakar, Dua Mobil Turut Hangus

 

Ia menambahkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang diduga telah menelantarkan bayi tersebut.

 

“Kami masih mendalami kasus ini untuk mengetahui siapa yang melahirkan dan menelantarkan bayi tersebut. Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke pihak kepolisian,” tegasnya.

 

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian setempat.

Pos terkait