Wabup Sukabumi Serap Aspirasi Warga Simpenan dalam Muhibah Ramadan 1447 H

FOTO: Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, saat memberikan sambutan pada acara Muhibbah Ramadhan di Masjid Besar Al-Misbahul Huda, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Selasa (3/3/2026).[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjadikan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi pembangunan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Besar Al-Misbahul Huda, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial, santunan bagi anak yatim, hingga pengundian bantuan umrah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat hubungan antara ulama, umaro, dan umat.

Baca juga:  Longsor Susulan di Ruas Jalan Nasional Simpenan, Forkopimcam Gercep Evakuasi

“Muhibah ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga ajakan untuk bersama-sama meningkatkan kadar keimanan di bulan suci. Pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga agar nilai-nilai keagamaan tetap tumbuh dan terpelihara di tengah masyarakat,” ujar Andreas.

Ia juga menyoroti potensi besar Kecamatan Simpenan, terutama posisinya sebagai salah satu pintu gerbang menuju kawasan Geopark Ciletuh. Menurutnya, pengembangan wilayah harus berjalan seiring dengan upaya mitigasi kebencanaan demi menjamin keamanan dan kesejahteraan warga.

Baca juga:  Disaat Sekolah Lain Dapat Revitalisasi, Begini Kondisi Bangunan SDN Simpang Simpenan

“Simpenan memiliki potensi strategis. Kita ingin wilayah ini terus berkembang, semakin maju, dan tetap aman dari berbagai potensi bencana,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Andreas turut menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan pemerintah daerah masih belum sepenuhnya optimal. Namun ia memastikan, kritik dan masukan dari masyarakat akan terus diperhatikan sebagai bahan perbaikan.

“Kami tidak anti kritik. Semua saran dan masukan, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, kami jadikan bahan evaluasi pembangunan,” tegasnya.

Baca juga:  Jumat Curhat, Polsek Cikembar Peroleh Apresiasi Warga Masyarakat

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menjelaskan bahwa Muhibah Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap tahun untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Ia menyebutkan, kegiatan tahun ini mengusung tema peningkatan ukhuwah Islamiyah dalam rangka mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Melalui Muhibah Ramadan, kami ingin memperkuat sinergi antara ulama dan umaro, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari upaya pembangunan daerah,” pungkasnya.

Pos terkait