LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat implementasi Program Bangga Kencana hingga ke tingkat desa. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan peningkatan kapasitas Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub Koordinator PPKBD yang digelar secara daring pada Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana, sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Sukabumi.
Peserta kegiatan terdiri dari Kepala UPTD Dalduk, para penyuluh KB, PPKBD, serta Sub Koordinator PPKBD dari berbagai kecamatan. Pelaksanaan secara daring dipilih untuk memastikan efisiensi sekaligus menjangkau peserta secara merata di wilayah Kabupaten Sukabumi yang cukup luas.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menegaskan bahwa keberadaan PPKBD dan Sub Koordinator PPKBD sangat penting dalam keberhasilan program di tingkat masyarakat.
“PPKBD dan Sub Koordinator PPKBD bukan hanya pelaksana teknis di lapangan, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat serta penghubung antara pemerintah dengan keluarga sasaran program,” ujarnya.
Menurutnya, peran tersebut semakin strategis di tengah upaya nasional dalam pengendalian penduduk, peningkatan kesehatan reproduksi, dan percepatan penanganan stunting.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi administratif terkait pengelolaan program, tetapi juga pembekalan substantif. Di antaranya materi kesehatan reproduksi dan stunting yang disampaikan oleh dr. Oong Riyanto Wijaya, serta materi mengenai sistem pelaporan dan pendataan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) oleh Nur Intan Marienda, S.IP.
Untuk memastikan efektivitas pembelajaran, pelatihan dilengkapi dengan pre-test dan post-test serta sesi diskusi interaktif. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kualitas sumber daya manusia para kader KB di lapangan.
DPPKB Kabupaten Sukabumi menilai penguatan kapasitas kader menjadi langkah penting dalam memastikan program keluarga berencana berjalan lebih optimal, terukur, dan berkelanjutan.
“Kami berharap peningkatan kapasitas ini dapat mendorong pelayanan yang lebih berkualitas serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas,” tambah Eka.
Dengan jumlah desa yang besar, Kabupaten Sukabumi memandang peran kader di tingkat akar rumput sebagai kunci keberhasilan program. Melalui penguatan kapasitas tersebut, pemerintah daerah optimistis Program Bangga Kencana dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(adv).






