Perkim Sukabumi Ajak Perkuat Silaturahmi di Idulfitri 1447 H

LINGKARPENA.ID | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk menjadikan momen hari kemenangan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.

 

Setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadan dengan berbagai pengorbanan, Idulfitri hadir sebagai momentum spiritual yang sarat makna. Hari raya ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan kesempatan untuk kembali kepada fitrah, yaitu kondisi jiwa yang suci, bersih dari dosa, serta dipenuhi tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga:  UPTD PU Jampangkulon Rutin Lakukan Giat Pemeliharaan Jalan

 

Pada hari yang suci ini, tradisi saling memaafkan menjadi bagian yang tak terpisahkan. Ungkapan “mohon maaf lahir dan batin” bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kejujuran hati dalam mengakui bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Setiap kekhilafan yang terjadi diharapkan dapat terhapus melalui keikhlasan saling memaafkan.

Baca juga:  Kadis Perkim Kabupaten Sukabumi Sampaikan Ucapan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Ariadi, menegaskan pentingnya menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

 

“Idulfitri adalah saat yang tepat untuk kembali menyatukan hati, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Mari kita jaga kebersamaan demi Sukabumi yang lebih baik,” ujarnya.

 

Baca juga:  Wakapolres Sukabumi Kota Resmikan Fasilitas di Polsek Gunungpuyuh

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah, sebagaimana semangat yang digaungkan, “Sing nyaah ka Sukabumi, jaga Sukabumi, nyaah ka kabupaten na, oge nyaah ka warga na.”

 

Dengan semangat tersebut, diharapkan terwujud Kabupaten Sukabumi yang “Mubarakah, tertata, dan sejahtera,” sejalan dengan cita-cita pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. (adv).

Pos terkait