Korve Massal di Jalur Wisata, DLH Sukabumi Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar aksi korve atau kerja bakti massal di sepanjang jalur wisata Palabuhanratu–Cisolok, Kamis (2/4/2026), sebagai respons atas meningkatnya volume sampah pasca libur panjang Idul Fitri 1447 H.

 

Kegiatan bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah kebijakan pemerintah pusat dan provinsi terkait pengendalian sampah dan gerakan peduli lingkungan. Aksi tersebut menyasar titik-titik strategis di jalur utama wisata yang dipadati pengunjung selama musim liburan.

Baca juga:  Anggota Satpol PP Surade, Solih Sunarya, Ceritakan Perjalanan 13 Tahun Hingga Resmi Dilantik Menjadi PPPK

 

Sebanyak sekitar 400 peserta dari berbagai unsur terlibat dalam kegiatan ini. Mereka disebar di delapan titik, mulai dari Jalan Pelita hingga kawasan Cisolok, termasuk akses menuju sejumlah destinasi favorit seperti Citepus, Karanghawu, hingga pemandian air panas.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan lonjakan sampah selama libur Lebaran menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

 

“Selama masa libur Idul Fitri, volume sampah bisa mencapai 200 sampai 250 ton per hari. Ini membutuhkan penanganan cepat agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Raih Juara Tiga Kompetisi Inovasi Jawa Barat

 

Dalam aksi tersebut, DLH menurunkan puluhan personel serta armada pengangkut sampah untuk mempercepat proses pembersihan di titik-titik rawan penumpukan.

 

“Fokus kami berada di jalur utama dari kawasan Geopark Bagbagan hingga Karanghawu, karena itu merupakan pusat aktivitas wisatawan,” jelasnya.

 

Nunung menegaskan, pembagian titik kerja dilakukan agar penanganan lebih efektif dan merata. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata.

Baca juga:  BLT DD Tahap Akhir Cair, Ini Syarat Bagi 176 KPM di Pemdes Darmareja Nagrak Sukabumi 

 

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Kami ingin momentum ini memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat,” tegasnya.

 

Melalui kegiatan ini, Pemkab Sukabumi berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus menjaga daya tarik destinasi wisata daerah. (adv).

Pos terkait