Empat Dekade Berpisah, Alumni STM AMS 1985 Temukan Hangatnya Kebersamaan di Lengkong

LINGKARPENA.ID | Suasana Kampung Palasari, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, tampak berbeda pada Minggu (5/4/2026). Tawa dan sapaan hangat pecah di antara sekelompok pria yang sebagian telah beruban. Mereka bukan sekadar tamu, melainkan sahabat lama yang dipertemukan kembali setelah hampir 40 tahun berpisah.

 

Alumni STM AMS Sukabumi angkatan 1985, khususnya jurusan Mesin B, menggelar reuni yang sarat makna. Momen ini bukan hanya sekadar temu kangen, tetapi juga perjalanan kembali ke masa muda yang penuh kenangan.

 

Sejak pagi, satu per satu alumni berdatangan. Ada yang sempat saling berpandangan sejenak, mencoba mengenali wajah yang dulu akrab namun kini termakan usia. Namun tak butuh waktu lama, canggung itu mencair menjadi pelukan hangat dan tawa lepas.

Baca juga:  Antisipasi Tawuran Pelajar, Polsek Cikembar Gencar Lakukan Patroli

 

Acara berlangsung sederhana, namun penuh kehangatan. Ramah tamah, makan bersama, hingga obrolan santai menjadi pengikat kebersamaan yang sempat terputus oleh waktu dan jarak.

 

Ketua pelaksana kegiatan, Husni Setiawan, mengatakan bahwa reuni ini menjadi ruang untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang lama terputus.

 

“Melalui kegiatan ini, kita bisa kembali bersilaturahmi, saling mengenal lebih dekat antar alumni, serta menjalin kebersamaan,” ujarnya.

 

Menurutnya, momen seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan antar alumni agar tetap solid, meski telah lama menapaki jalan hidup masing-masing.

 

Ia pun berharap reuni serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan konsep yang lebih baik dan memberikan manfaat lebih luas.

Baca juga:  Ini Jumlah Personil Polres Sukabumi yang Naik Pangkat

 

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi wadah kebersamaan yang membawa dampak positif bagi semua,” tambahnya.

 

Di sudut lain, Dadang—salah satu alumni—tampak tak henti tersenyum. Baginya, reuni ini adalah anugerah yang tak ternilai.

 

“Alhamdulillah, dengan reuni ini kita masih dapat berkumpul dengan teman-teman sekelas. Dulu kita bersama menempuh pendidikan di STM AMS Sukabumi,” ungkapnya.

 

Ia mengaku, pertemuan ini menjadi pengingat akan masa-masa penuh perjuangan saat masih duduk di bangku sekolah, belajar, bercanda, hingga bermimpi tentang masa depan.

 

“Kita patut bersyukur karena diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bertemu di momen reuni. Semoga ke depan kita selalu dapat bersilaturahmi dalam keadaan sehat walafiat,” tambahnya penuh harap.

Baca juga:  Persediaan Hewan Kurban Untuk Hari Raya Idul Adha, Melimpah di Kota Sukabumi

 

Sepanjang acara, para alumni larut dalam nostalgia. Mereka saling bertukar cerita tentang perjalanan hidup masing-masing—tentang keluarga, pekerjaan, hingga kenangan masa sekolah yang tak lekang oleh waktu.

 

Empat dekade telah berlalu, namun ikatan persahabatan itu tetap terasa utuh. Reuni ini bukan sekadar pertemuan, melainkan bukti bahwa waktu tidak pernah benar-benar memisahkan mereka.

 

Lebih dari itu, reuni ini diharapkan menjadi awal dari berbagai kegiatan positif ke depan—tidak hanya untuk mempererat hubungan antar alumni, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

 

Di Kampung Palasari hari itu, kenangan lama hidup kembali. Dan di antara tawa yang pecah, tersimpan satu hal yang pasti—persahabatan sejati memang tak pernah usang dimakan waktu.**

Pos terkait