LINGKARPENA.ID | Hamparan pasir dan debur ombak di kawasan wisata Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi magnet bagi wisatawan saat momen long weekend. Salah satu titik yang paling ramai diserbu pengunjung adalah Pantai Cibuaya di Desa Pangumbahan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (4/4/2026), arus kendaraan yang masuk ke kawasan wisata terlihat cukup padat sejak pagi hari. Deretan kendaraan roda dua dan roda empat terus berdatangan, membawa wisatawan dari berbagai daerah, meski didominasi pengunjung lokal di luar wilayah Pajampangan.
Suasana pantai pun tampak hidup. Anak-anak berlarian di tepian pasir, sementara sebagian pengunjung menikmati angin laut sambil bersantai bersama keluarga. Tidak sedikit pula yang mengabadikan momen liburan mereka dengan latar belakang laut lepas yang membentang luas.
Meski tidak seramai saat libur Lebaran, jumlah kunjungan kali ini tetap menunjukkan bahwa kawasan wisata Ujunggenteng masih menjadi primadona bagi pelancong.
Salah seorang pengunjung, Solihin, warga Sukaraja, mengaku sengaja menunda liburannya untuk menghindari lonjakan wisatawan saat Lebaran.
“Kami sekeluarga niat berlibur ke sini pada liburan Lebaran kemarin, namun kami prediksi pengunjungnya ramai sehingga baru sekarang kami bisa ke sini,” ujarnya saat ditemui di Pantai Cibuaya.
Meningkatnya jumlah pengunjung juga diantisipasi oleh petugas dengan memperketat pengamanan di kawasan wisata. Personel gabungan disiagakan di sejumlah titik, termasuk di Pos Pengamanan (Pos Pam) wisata Cibuaya.
P2BK Ciracap, Dadang Supriatna, mengatakan pihaknya bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Untuk mengantisipasi hal yang tidak diharapkan, personel disiagakan di Pos Pam wisata Cibuaya. Kami terus melakukan pemantauan dengan unsur terkait,” jelasnya.
Dengan cuaca yang relatif cerah dan kondisi laut yang bersahabat, kawasan Ujunggenteng kembali menawarkan pesona yang sulit ditolak. Bagi banyak orang, tempat ini bukan sekadar destinasi, tetapi ruang untuk sejenak melepaskan penat—menyatu dengan alam, dan menikmati waktu bersama orang-orang terdekat.






